Balai PIALAMP Mulai Identifikasi Kerusakan Pipa di Ngabean Yogyakarta

Menurut hasil identifikasi, sebelumnya terjadi aliran di bawah pipa. Akibatnya, tanah di bawah pipa tersebut berongga karena tergerus aliran air.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 15 Maret 2019 | 15:57 WIB
Balai PIALAMP Mulai Identifikasi Kerusakan Pipa di Ngabean Yogyakarta
Lubang di tengah jalan akibat amblas di Perempatan Jalan Ngabean, Notoprajan, Ngampilan, Jumat (15/3/2019). [Suara.com/Sri Handayani]

SuaraJogja.id - Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAMP) mulai mengidentifikasi kerusakan pipa yang menyebabkan jalan ambles di Ngabean, DI Yogyakarta.

Kasi Operasional dan pemeliharaan Balai PIALAMP DIY Sudarno mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kapan kerusakan itu bisa diperbaiki. 

"Kami sudah cek, ini harus butuh peralatan Carter jalan, tentu belum bisa, kita siapkan. Sudah diidentifikasi, kita akan bongkar nanti di situ," kata Sudarno ketika dihubungi wartawan, Jumat (15/3). 

Menurut hasil identifikasi, sebelumnya terjadi aliran di bawah pipa. Akibatnya, tanah di bawah pipa tersebut berongga karena tergerus aliran air.  Dalam kondisi tersebut, pipa mendapatkan tekanan dari atas, sehingga patah. 

Baca Juga:5 Potret Adik Maudy Ayunda yang Jarang Terekspos, Stylish Abis!

Sudarno menjelaskan, pipa yang patah merupakan pipa induk dengan diameter 500 milimeter. Panjangnya mencapai ratusan kilometer. 

"IPAL ada 234 kilometer, dari Kota (Yogyakarta) sampai Sleman," ujar dia. 

Ia membenarkan saluran itu telah berusia cukup lama. Saluran tersebut dibuat dengan dana hibah JICA yang diberikan pada medio 1996-1997. 

"Bangunan IPAL itu 1994, kalau jaringan 1996/1997. Memang sudah lama sekali," ujar dia. 

Hingga saat ini, Balai PIALAMP belum bisa menentukan penanganan seperti apa yang akan dilakukan. Menurut Sudarno, pihaknya akan melakukan analisa terlebih dahulu dengan cara membongkar saluran yang ada. 

Baca Juga:Film Ini Memberi 5 Inspirasi Karier untuk Perempuan

Apabila memungkinkan, saluran tersebut akan dicor dari atas. Namun, jika hal itu tak bisa dilakukan, Balai PIALAMP harus membuat saluran baru. 

Ia mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bidang Bina Marga Dinas PUPKP DIY untuk menentukan tindakan lebih lanjut. 

Kontributor : Sri Handayani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak