Ini Dia Hasil Verifikasi Bandara New Yogyakarta dari Kemenhub

Bangun Santoso
Ini Dia Hasil Verifikasi Bandara New Yogyakarta dari Kemenhub
Ilustrasi pekerja menyelesaikan proyek pembangunan terminal baru Bandara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (20/3/2019). (Foto: Antara)

Proses verifikasi meliputi sisi udara (air side) dan sisi darat (ground side)

Suara.com - Proses uji verifikasi Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) kini telah usai. General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, hasil verifikasi menunjukkan adanya beberapa temuan minor.

Uji verifikasi Bandara NYIA dilaksanakan 4-6 April 2019. Kegiatan ini menjadi wewenang Direktorat Bandar Udara, Direktorat Keamanan Penerbangan, dan Direktorat Navigasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Proses verifikasi meliputi sisi udara (air side) dan sisi darat (ground side).

"Untuk sisi udara (air side) meliputi temuan yang sangat minor," kata Pandu kepada Suara.com, Sabtu (06/04/2019).

Adapun hasil verifikasi tersebut, antara lain:

1. tindak lanjut penyelesaian marka serta kelengkapan rambu (signage), baik untuk landasan pacu (runway), jalan penghubung (taxiway), maupun area parkir pesawat (apron).

2. Penyelesaian turning pad di ujung landas pacu 29 (sisi barat).

3. Penyelesaian airfield lighting.

"Untuk catatan tersebut akan diselesaikan sebelum dioperasikannya bandara," ujar dia.

Kekurangan minor juga ditemukan dalam proses verifikasi sisi darat. Pandu menjelaskan, ada temuan yang sifatnya minor terkait beberapa perlengkapan ruang dan alat CIQ. Hal ini dikomunikasikan dengan pihak Bea Cukai, imigrasi, maupun karantina.

Pandu menjelaskan, saat ini progres pembangunan bandara sudah mencapai 95 persen menuju pengoperasian perdana. Verifikasi bandara meliputi empat aspek, yaitu keamanan (safety), pelayanan (services), dan kepatuhan (compliance). Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa bandara yang dibangun siap beroperasi.

Pengecekan di sisi udara meliputi runway dengan ukuran 3250 meter x 45 meter, ditambah 15 meter sisi kanan kiri, parallel taxiway, apron parking stand, airfield lighting, marka, signage, dan seluruh perlengkapan penerbangan di sisi udara.

Di sisi darat, verifikasi dilakukan pada terminal seluas 12.920 meter persegi, gedung Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) , gedung cargo, peralatan keamanan x-ray , body scan, serta seluruh fasilitas pendukung termasuk garbarata.

Pandu optimistis seluruh kekurangan minor dapat diselesaikan dalam sepekan. Pada 15 April 2019, PT AP I berharap sertifikat bandar udara NYIA sudah diterbitkan oleh Kemenhub. Di tanggal yang sama, perusahaan tersebut akan melakukan safety risk assessment, berupa simulasi bersama Airport Emergency and Security Committee. Acara ini rencananya juga akan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan maskapai penerbangan.

Pada 26 April, PT AP I akan melakukan uji landasan dengan pesawat. Operasional bandara diharapkan dapat dilakukan pada 29 April.

"Di akhir april 29 diharapkan bisa beroperasi," kata Pandu.

Kontributor : Sri Handayani

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS