Salib Nisan Ibunya Ikut Dirusak, Dewi Ragu Pelakunya Tidak Waras

Agung Sandy Lesmana
Salib Nisan Ibunya Ikut Dirusak, Dewi Ragu Pelakunya Tidak Waras
Nisan yang dicabut dari pusaranya di makam Betesda Mrican Jln.Gejayan, Sabtu (6/4/2019) sore. [Harian Jogja/Yogi Anugrah]

Yang penting pelakunya bisa ditemukan, kalau untuk hukuman kepolisian lebih mengerti, sehingga peristiwa ini tidak simpang siur dan meresahkan masyarakat, ucap dia.

Suara.com - Dewi Soerna Anggraeni mengaku ingin sekali dipertemukan dengan pelaku misterius yang telah merusak salib nisan milik almarhumah Julia Sumarni Suryadiman di Makam Bethesda. Dia pun berharap polisi bisa segera menemukan pelaku perusakan nisan yang kini masih buron.

“Harapannya bisa ketemu pelaku sebenarnya dan diketahui motifnya apa, supaya tidak meresahkan masyarakat,” kata Dewi kepada Harian Jogja--jaringan Suara.com, Senin (3/4/3019).

Dewi merupakan salah satu ahli waris dari sejumlah nisan yang dirusak di Makam Bethesda.

Ia mengatakan setelah mengetahui perusakan nisan, keluarga langsung datang ke Makam Bethesda untuk memastikan nisan milik ibunya. Namun saat dicari nisan tersebut tidak ditemukan.

“Makam ibu saya, pakde, dan bude berada di sisi sebelah selatan bagian barat, saat dicari, nisan ketiganya tidak ketemu, mungkin termasuk yang dibakar. Ini yang pertama kali kejadian di nisan ibu saya, Padahal pada Kamis (4/4/2019), saat salah satu kerabat berziarah, nisan masih ada,” ucap dia.

Terkait dengan adanya kemungkinan pelaku perusakan yakni orang yang diduga tidak waras yang sering tidur di sekitar makam, ia masih menyangsikan hal tersebut.

“Kalau orang tidak waras mungkin saya ragu, bisa punya pemikiran yang runut, membakar nisan karena merasa kedinginan, dan mempunyai korek. Namun kalau gelandangan, mungkin masih logis dan rasional,” ucap dia.

Saat ini, kata dia, keluarga sudah membuat nisan yang baru untuk menggantikan nisan yang hilang tersebut.

“Yang penting pelakunya bisa ditemukan, kalau untuk hukuman kepolisian lebih mengerti, sehingga peristiwa ini tidak simpang siur dan meresahkan masyarakat,” ucap dia.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan hingga saat ini polisi masih menyelidiki peristiwa perusakan nisan tersebut. “Petugas masih melakukan penyelidikan di lapangan,” kata Anggaito.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS