Belajar Dari Kasus Ayam Broiler, Peternak Ayam Petelur Lakukan Antisipasi

Bila kelebihan pasokan ayam broiler terus terjadi, maka dimungkinkan telur ayam broiler yang tidak ditetaskan akan dijual sebagai telur konsumsi di pasaran.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 29 Juni 2019 | 18:23 WIB
Belajar Dari Kasus Ayam Broiler, Peternak Ayam Petelur Lakukan Antisipasi
Rapat Kerja Nasional (rakernas) PPN 2019 di Fakultas Peternakan UGM, Sabtu (29/6/2019). [Suara.com/Putu Ayu P]

SuaraJogja.id - Harga ayam broiler yang sempat terjun bebas dibawah Harga Pokok Produksi (HPP) beberapa waktu lalu nampaknya membuat khawatir para peternak ayam petelur.

Sebab, bila kelebihan pasokan ayam broiler terus terjadi, maka dimungkinkan telur ayam broiler yang tidak ditetaskan akan dijual sebagai telur konsumsi di pasaran, sehingga berdampak pada penjualan ayam petelur.

"Ya ini yang membuat peternak petelur agak sedikit deg-degan. Mudah-mudahan ini tidak terjadi," ujar Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN), Yudianto Yosgiarso di sela Rapat Kerja Nasional (rakernas) PPN 2019 di Fakultas Peternakan UGM, Sabtu (29/6/2019).

Karena itulah asosisasi tersebut menghimpun ribuan peternak dari 22 kabupaten/kota lintas propinsi untuk mengantisipasi kasus seperti peternak ayam broiler. Mereka mencoba memperbaiki kinerja semua pemangku kebijakan yang terlibat dalam industri perungasan layer.

Baca Juga:Mentan Kerahkan Satgas Pangan Tangani Disparitas Harga Ayam Potong

Salah satunya melalui penguatan kekompakan dan militansi peternak di asosiasi yang anggota aktifnya lebih dari 1.350 peternak tersebut. Hal itu penting untuk memperkuat posisi tawar dalam melakukan bisnis ayam petelur.

Dalam jangka pendek, PPN bersama asosiasi lainnya bersinergi dengan pemerintah untuk mempermudah dan menjamin terpenuhinya kebutuhan peternak. Semisal ketersediaan bahan baku pangan berupa jagung dengan harga yang wajar.

PPN juga melalukan pemantauan harga telur di tiap daerah. Harga tersebut bisa menjadi acuan bagi peternak di pasaran.

"Kalau untuk saat ini oversuply seperti kasus ayam broiler belum ada. Kami tetap masih bisa mencukupi kebutuhan semua daerah dari peternak rakyat. Karenanya kami melakukan antisipasi, termasuk penguatan sistem integrasi horizontal peternakan rakyat ayam petelur," jelasnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Harga Ayam Anjlok, Mentan Duga Ada Peran Broker

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak