Briptu Ima,Srikandi Indonesia di PBB yang Hobi Menangis

Ima pernah terdaftar di Fakultas Ilmu Pariwisata di UGM pada 2011 lalu.

Chandra Iswinarno
Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:46 WIB
Briptu Ima,Srikandi Indonesia di PBB yang Hobi Menangis
Briptu Ima, pasukan perdamaian PBB asal Yogyakarta. (Instagram/@hikmanursyaa)

SuaraJogja.id - Mata Dwi Sulastri berkaca-kaca ketika menyebut Ima atau Briptu Hikma Nur Syafa, satu dari 14 srikandi di Indonesia yang menjadi bagian dari tim Misi Kemanusian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di Bangui, Afrika Tengah.

Sambil mengusap air matanya, wanita 55 tahun itu mengaku sangat bangga dengan putri bungsunya yang kini namanya viral di jagad lini masa itu. 

Bilamana tidak, Ima yang semasa kecilnya manja dan suka sekali menangis ternyata bisa terpilih di mewakili Indonesia untuk menjaga perdamaian antarnegara di negara yang tidak pernah diketahui sebelumnya. Proses panjang Ima untuk menjadi polwan pun penuh dengan drama.

"Kebanggaan saya bisa disampaikan dengan kata-kata melihat Ima sampai ke Afrika membawa nama baik negara," papar Dwi saat ditemui di rumahnya yang beralamat di RT 05 Tarudan Wetan, Bangunharjo, Sewon, Bantul pada Selasa (13/8/2019).

Baca Juga:Viral Polwan Pasukan Perdamaian PBB asal Jogja, Ini 7 Potret Briptu Ima

Briptu Ima, pasukan perdamaian PBB asal Yogyakarta. (Instagram/@hikmanursyaa)
Briptu Ima, pasukan perdamaian PBB asal Yogyakarta. (Instagram/@hikmanursyaa)

Dwi yang diamini suaminya, Nur Hyang Sukmono Wahyudi (56) bercerita, sejak lahir Ima suka sekali menangis. Saat mandi tiba, dia akan menangis bila didahului kakak semata wayangnya, Briptu Rengganis. Saat diantar ayahnya untuk sekolah, gurunya juga sering menelpon rumah karena Ima tidak berhenti menangis di SD Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta.

Ima juga tidak pernah punya cita-cita menjadi polisi. Ketertarikan gadis kelahiran 1 Agustus 1994 itu justru di bidang pariwisata. Untuk mendukung mimpinya keluar negeri, Ima ikut kompetisi Putra/Putri Bantul dan berhasil meraih juara 3 saat di SMAN 1 Sewon.

Bahkan, Ima pernah terdaftar di Fakultas Ilmu Pariwisata di UGM pada 2011 lalu. Namun baru satu tahun berkuliah, Ima keluar dari UGM untuk ikut seleksi polwan.

"Saya baru tahu saat dia ikut seleksi (polwan) ke Jakarta karena sebelumnya benar-benar tidak mau jadi polisi," paparnya.

Keluarga Briptu Hikma Nur Syafa di Sewon Bantul DIY. [Suara.com/Putu Ayu P]
Keluarga Briptu Hikma Nur Syafa di Sewon Bantul DIY. [Suara.com/Putu Ayu P]

Karenanya, saat gadis yang menguasai Bahasa Inggris dan Prancis itu berhasil pada titik kesuksesan sekarang ini, dia sangat bangga dan bersyukur.

Baca Juga:Polwan Cantik Viral saat Pilpres 2019, Intip 4 Pesona Bripda Kiki

Guru seni di SD Monggang, Bantul itu mengaku seringkali kangen dengan putri tersayangnya tersebut. Apalagi Ima berada di negara dunia ketiga yang jauh dari fasilitas memadai dan kadang terjadi konflik bersenjata.

"Tapi saya berserah pada Allah untuk menjaga keselamatan Ima. Saya yakin dia bisa menjaga diri," paparnya.

Rengganis menambahkan, proses Ima menjadi polisi sedikit banyak karena desakannya. Diantaranya karena desakan ekonomi keluarga.

"Awalnya tidak mau saya minta daftar polwan, kami sempat berantem. Alasan dia tidak bisa keluar negeri," papar polwan yang bertugas di Polda DIY itu.

Briptu Ima, pasukan perdamaian PBB asal Yogyakarta. (Instagram/@hikmanursyaa)
Briptu Ima, pasukan perdamaian PBB asal Yogyakarta. (Instagram/@hikmanursyaa)

Namun akhirnya Ima menerima sarannya untuk seleksi. Selama tujuh bulan, Ima mengikuti seleksi administrasi, kesehatan dan ketrampilan lainnya.

Lolos jadi polwan, Ima ditempatkan di Polres Gunung Kidul pada 2013. Kemudian pada 2016 dia dipindah di Satlantas Bantul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak