Menhub: Jalur Kereta Bandara YIA Tak Ada yang di Tanah

Dwi Bowo Raharjo
Menhub: Jalur Kereta Bandara YIA Tak Ada yang di Tanah
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Suara.com/Achmad Fauzi)

"Target dari Stasiun Tugu ke Kedundang, akhir 2020 sudah beroperasi."

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan trase kereta bandara dari stasiun Kedundang menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) akan dibangun melayang atau elevated. Pembangunan tersebut direncanakan bakal dimulai pada Oktober 2019 mendatang.

"Kombinasi atau campur, tapi prinsipnya elevated. Ada yang elevated tinggi antara 3-6 meter, prinsipnya enggak ada yang di tanah," ujar Budi kepada wartawan saat meninjau Stasiun kedundang, Minggu (25/8/2019)

Meski bentuknya elevated, Menhub mengatakan pada proses pembangunannya tetap memerlukan pembebasan lahan. Kekinian proses pembebasan lahan itu sendiri baru akan dilakukan.

"Pembebasan lahan tetap perlu, tapi orang masih bisa melintas di bawah (rell) nya," tambahnya

Menhub menuturkan, waktu tempuh dari stasiun tugu menuju bandara YIA sendiri nantinya hanya berkisar 55 menit menggunakan kereta bandara yang datang 15 menit sekali.

"Dari Stasiun Tugu ke sini ya sekitar 50 sampai 55 menit lah, satu jam," ujarnya

"Jadi dengan adanya Kereta Api itu katakanlah 15 menit sekali itu bisa membuat pencapaian lebih baik sehingga kapasitasnya bisa ditingkatkan," sambungnya

Lebih lanjut, Menhub menargetkan kereta bandara sepenuhnya dapat beroperasi pada akhir 2020 atau pada saat bandara YIA selesai dibangun pada bulan Maret mendatang.

"Target dari Stasiun Tugu ke Kedundang, akhir 2020 sudah beroperasi," tutupnya.

Kontributor : Rahmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS