Sempat Bikin Iba, Akun Ini Dituding Menipu Pakai Foto Warung di Seturan

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Sempat Bikin Iba, Akun Ini Dituding Menipu Pakai Foto Warung di Seturan
Dugaan penipuan dengan modus "Twitter please do your magic" - (Twitter/@NadyaRidli)

Pengguna akun itu juga menyebutkan bahwa dirinya tinggal dengan tantenya di Jogja karena orang tuanya meninggal saat Lampung dilanda tsunami.

SuaraJogja.id - Tindakan penipuan diduga dilakukan oleh seorang pemilik akun Twitter menggunakan hoaks dan modus "Twitter please do your magic" (buktikan keajaibanmu -red), kalimat yang kerap digunakan untuk mereka yang membutuhkan bantuan, dengan meminta pengguna Twitter lain menyebarkan cuitannya.

Dalam cuitannya, akun @LaurentiaPutri2 itu mengaku, belakangan ini warung milik tantenya sepi pembeli, padahal tantenya masih harus membiayai pendidikannya.

Pengguna akun itu juga menyebutkan bahwa dirinya tinggal dengan tantenya di Jogja karena orang tuanya meninggal saat Lampung dilanda tsunami.

Selain itu, pada cuitan yang mengekor di bawahnya, ia menambahkan bahwa tantenya juga sakit-sakitan dan memiliki tiga anak yang masih kecil.

Curhatan yang diawali kalimat "Twitter please do your magic" ini disertai pula dengan dua foto: kondisi dalam warung dan bakmi di atas piring.

Dari spanduk yang tertangkap kamera, tempat makan itu adalah Warung Bakmi "Pak Wir", yang terletak di Jalan Seturan I Kledokan, Kelurahan Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Ribuan orang telah me-retweet kicauan tersebut, tetapi mendadak tak bisa dilihat lagi lantaran si pemilik mendadak mengunci akunnya.

Dugaan penipuan dengan modus "Twitter please do your magic" - (Twitter/@ekanuramsy)
Dugaan penipuan dengan modus "Twitter please do your magic" - (Twitter/@ekanuramsy)

Usut punya usut, rupanya @LaurentiaPutri2 disebut-sebut melakukan penipuan, setelah pengguna akun @ekanuramsy menyebutkan bahwa warung di cuitan @LaurentiaPutri2 milik pakdenya.

"Lo ini warungnya pakdheku. Hallo mbaknya salam kenal," tulis @ekanuramsy, Kamis (14/11/2019), menambahkan bahwa tiga anak pakdenya sudah kerja.

Namun, @ekanuramsy mencoba menegur secara lebih halus, dengan menuliskan, "Mungkin mbaknya emang saudara dari Budhe. Tapi alangkah lebih baiknya cari uang enggak pakai cerita-cerita hoax sih Mbak. Oh ya boleh lo kalau mau klarifikasi/jelasin lewat DM sebelum aku WA Pakdhe/main ke sana, kebetulan rumah kita deket."

Di samping itu, rupanya warganet yang lain, yaitu @NadyaRidli, belum lama ini juga berhubungan dengan @LaurentiaPutri2, yang sebelumnya memakai akun @laurentiadania.

Kala itu, @NadyaRidli menemukan tawaran jasa dari @laurentiadania untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan halal lainnya, yang upahnya akan digunakan untuk biaya tambahan hidupnya.

Di cuitan tersebut @laurentiadania juga mengaku tinggal di Seturan dengan tantenya karena orang tuanya sudah meninggal. Ia mengatakan pula, dirinya duduk di kelas 12 di sebuah SMA swasta.

Karena prihatin, @NadyaRidli menghubungi @laurentiadania melalui DM di Twitter dan meminta bantuannya untuk mengerjakan tugas.

"Sebenernya enggak ada tugas apa pun sih. Aku iseng aja suruh buat tugas sekolah kan walaupun adikku sebenernya juga enggak ada tugas. Wkwk inisiatif aja sih. Nah kemudian 10 menit dia kirim ke email-ku, bener-bener dikerjain dan aku transfer pulsa 50k buat dia," ungkap @NadyaRidli, Jumat (15/11/2019).

Dugaan penipuan dengan modus "Twitter please do your magic" - (Twitter/@NadyaRidli)
Dugaan penipuan dengan modus "Twitter please do your magic" - (Twitter/@NadyaRidli)

Selang beberapa waktu, @NadyaRidli menemui bahwa cuitan "Twitter please do your magic" dari @LaurentiaPutri2 viral. Karena merasa pemilik akun itu sama dengan @laurentiadania, ia pun menanyakannya di DM @LaurentiaPutri2.

Lalu @LaurentiaPutri2 mengiyakan dan mengaku sengaja membuat akun yang berbeda untuk promosi warung bakmi tantenya.

Lantaran curiga, @NadyaRidli mengirim DM ke @ekanuramsy. Dari percakapan keduanya, @ekanuramsy mengatakan bahwa @LaurentiaPutri2 berbohong karena Pak Wir, pakdenya, si pemilik warung bakmi, tak mengenal dia. Di samping itu, ketiga anak pakdenya sudah kerja, dan budenya pun dalam kondisi sehat.

Meski begitu, @NadyaRidli mencoba berpikir positif dengan menganggap pemilik akun @laurentiadania dan @LaurentiaPutri2 ini benar-benar sedang dalam kesusahan, tetapi kehabisan akal mencari uang, sehingga kemudian menebarkan hoaks.

"Positive thinking-nya aku mikir dia pengin jujur soal keadaan dia enggak berani karena mungkin enggak ada yang peduli, makanya dia pakai kedok buat larisin dagangan Pak Wir itu. Tapi ya berkah juga buat Pak Wir dagangannya laris amin. Tapi kenapa harus bikin berita hoax sih?

Dek, kalau emang butuh uang bilang aja, lagian kamu juga enggak minta aneh-aneh selain pulsa sama GoPay hehe aku tahu kamu beneran masih sekolah wkwk semoga kamu dapet pelajaran yang lebih deh. Twitter keras Dek," tulisnya.

Akun @NadyaRidli lalu menemukan fakta lain bahwa nama pengguna akun @laurentiadania dan @LaurentiaPutri2 tak sesuai dengan yang tertera dalam Get Contact, aplikasi untuk mencari tahu nama yang diberikan untuk suatu nomor ponsel dari penyimpan kontaknya. Bukan Laurentia Putri, nomor tersebut diberi nama berinisial DG.

"Semoga kamu segera diberikan hidayah ya. Udah banyak yang mau bantu kamu pasti," tutup @NadyaRidli.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS