Putri Gus Dur: Hentikan Sebarkan Hoaks untuk Jadi Pahlawan Masa Kini

Chandra Iswinarno
Putri Gus Dur: Hentikan Sebarkan Hoaks untuk Jadi Pahlawan Masa Kini
Putri Gus Dur Anita Wahid. [Suara.com/Putu Ayu P]

Menurut Anita, peran serta masyarakat untuk mencegah penyebaran hoaks yang masif sangat penting demi persatuan dan kesatuan bangsa.

Suara.com - Putri Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Anita Wahid menyampaikan pesan dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun ini.

Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) tersebut mengemukakan semua orang bisa menjadi pahlawan masa kini, salah satunya dengan tidak menyebarkan kabar bohong atau hoaks.

"Menjadi pahlawan masa kini adalah mempertahankan persatuan kita dengan critical thinking dan menjaga netralitias kita. Stop sebarkan hoaks yang memecah belah bangsa," ungkap Anita di sela peringatan Hari Pahlawan di Tugu Pal Putih Yogyakarta pada Minggu (10/11/2019).

Menurut Anita, peran serta masyarakat untuk mencegah penyebaran hoaks yang masif sangat penting demi persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab, seiring terjadinya proses kontestasi politik pada pilpres lalu, terjadi polarisasi di publik. Ujaran kebencian muncul dengan fitnah-fitnah yang masif.

Bila informasi yang diangap menguntungkan kelompok yang sama maka ada kecenderungan untuk tidak dicek kebenarannya. Begitupun sebaliknya bila ada informasi yang menguntungkan kelompok lain, maka akan dicari-cari kesalahannya.

Kondisi semacam ini yang membuat masyarakat tidak bisa berpikir kritis dan netral akan isu yang berkembang. Sebab informasi yang diterima dianggap benar atau tidak tergantung menguntungkan siapa.

"Hal ini yang sering tidak kita sadari karena kita melihat informasi tergantung siapa yang diuntungkan bukan mencari benar atau salahnya," katanya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS