SuaraJogja.id - Teka-teki terkait penemuan kerangka manusia di resapan septik tank Bangunjiwo akhir pekan lalu akhirnya terkuak. Polres Bantul mengidentifikasi bahwa kerangka tersebut merupakan Ayu Selisa.
Ayu Selisa diketahui merupakan istri dari Edi Susanto yang meninggal sebulan lalu setelah gantung diri. Kerangka dara yang biasa disapa Seli itu ditemukan di pekarangan rumah Maluyo yang tak lain ayah Edi atau mertua Seli.
Kepada SuaraJogja.id, sehari kemarin keluarga Seli meyakini anaknya merupakan korban pembunuhan. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh sang ibunda, Ani Maidarningsih di kediamannya.
"Kami menduga ada tindak kekerasan yang dilakukan Edi terhadap anak saya. Saya pikir dia (Seli) dibunuh. Saya juga berpikir jika suaminya melakukan itu dibantu oleh orang. Karena postur tubuh Seli ini berisi dan tinggi, tidak mungkin jika Seli dimasukkan ke dalam septik tank seorang diri," ujarnya.
Baca Juga:Harga Tiket Masuk Tempat Wisata di Bantul Terbaru
Meski begitu, Ani tampaknya tak ingin memperpanjang kasus tersebut. Baik keluarga Edi dan Seli sepakat untuk menyelesaikan kasus penemuan kerangka itu lewat jalur kekeluargaan.

"Sudah, sudah damai. Saya tidak bisa memberikan keterangan. Tanya saja ke polisi," kata Maluyo seperti dikutip dari harianjogja.com, Jumat (27/12/2019).
Maluyo mengungkapkan sudah bertemu dengan keluarga Seli dan bahkan sudah memberikan keterangan ke pihak berwajib. Dan, hasilnya semua diselesaikan secara damai.
"Sudah tidak ada masalah, urusan kekeluargaan antara kami dengan besan yakni keluarga Seli," tambahnya.
Dugaan kuat bahwa kerangka di septik tank yang berada di rumah Maluyo mengarah ke Seli setelah surat wasiat milik Edi Susanto ditemukan pihak kepolisian.
Baca Juga:Terduga Teroris yang Diringkus di Wonocatur Baru Tiga Hari Kerja di Bantul
Dalam surat tersebut Edi berpamitan ingin menyusul istri dan kakeknya yang sudah meninggal.
- 1
- 2