"Sebelumnya ada gundukan tanah yang berada di selatan rumah kontrakan dia [Toto]. Setelah ditelusuri, pemilik tanah memberi tahu bahwa gundukan itu adalah makam janin bayi dari Ibu Fanni, sehingga malam kemarin [Kamis], warga sepakat untuk memindahkan janin bayi ke tempat seharusnya," jelas Sudarmanto usai prosesi pemakaman, Jumat.
Sebelumnya diberitakan, di rumah Toto Santoso dan Fanni Aminadia, yang mengklaim sebagai raja dan ratu KAS, ditemukan makam bayi oleh warga karena dua orang itu sempat terciduk melakukan kegiatan pemakaman pada pukul 02.00 WIB diikuti bersama pengikut KAS. Dalam prosesinya, terdapat ritual dan doa beserta dupa yang diletakkan di sekitar pemakaman janin di selatan rumah Toto.