Bukan Sembako, Ini Bisnis Awal Pemilik UD Sakinah Sebelum Investasi Bodong

Indriyana kerap membagi-bagikan dan menyuplai makanan saat tahlilan di kampung setempat hingga kegiatan salat Jumat.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:49 WIB
Bukan Sembako, Ini Bisnis Awal Pemilik UD Sakinah Sebelum Investasi Bodong
Ketua RW 24 Padukuhan Sempu, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman Suratmin (55) memberi ketenangan kepada wartawan soal terduga pelaku investasi bodong sekaligus pemilik UD Sakinah di kediamannya, Jumat (24/1/2020). - (Suara.com/Baktora)

Pihaknya menambahkan, karena banyak hotel yang percaya dengan UD Sakinah, Nana menjadi yakin untuk berinvestasi ke dalam usaha yang berkembang lewat berbagai event itu, seperti pernikahan, seminar, dan diklat di hotel-hotel.

"Dia memang menyuplai sembako secara reguler [tiap hari] ke 20 rekanan hotelnya, tapi setelah kami tanyai ke hotel bahwa ada kerja sama berbentuk event seminar, pihak hotel membantah. UD Sakinah tak pernah menyuplai sembako untuk acara pernikahan atau seminar di hotel-hotel itu," keluh Nana.

Diberitakan sebelumnya, dugaan investasi bodong kembali memakan korban di Sleman. Usaha yang diketahui bernama UD Sakinah dikabarkan membawa kabur uang ratusan juga hingga miliaran rupiah milik investor. Bahkan, warga Padukuhan Sempu, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman juga menjadi korban.

Baca Juga:Makin Menua, Maman Tak Masalah meski Persija Terus Gonjot Latihan Fisik

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak