Disindir Followersnya Bukan Riil, Begini Balasan Telak Sudjiwo Tedjo

Galih Priatmojo
Disindir Followersnya Bukan Riil, Begini Balasan Telak Sudjiwo Tedjo
Budayawan dan seniman, Sudjiwo Tedjo. [@presiden_jancukers / Instagram]

Sudjiwo Tedjo mengaku tak peduli soal jumlah like atau followers di akun twitternya.

SuaraJogja.id - Sebagai tokoh publik yang aktif di jejaring sosial media, apapun gerak-geriknya kerapkali tak luput dari perhatian dan kritik para netizen. Salah satunya seperti yang baru saja dialami budayawan dan seniman Sudjiwo Tedjo.

Mulanya, seniman nyentrik ini mengunggah kicauan disertai ulasannya perihal Omnibus Law di sebuah surat kabar.

"Carnibus Law, Herbibus Law, Omnius Law," rubrik mingguanku #MangkuJiwo eh #TaliJiwo," tulisnya.

Tak berapa lama, unggahan itu mendapat tanggapan dari sejumlah netizen. Salah satu yang menarik perhatian Sudjiwo Tedjo yakni tanggapan dari akun @Islam_07Sleman.

Bukannya menanggapi terkait isi ulasannya, pemilik akun yang diduga berasal dari Jogja tersebut justru menanggapi soal jumlah like yang diterima Sudjiwo Tedjo.

"Followers 1,7jt, Tapi setiap ngetwit yang like cuma segitu-segitu aja. Aku baru nyadar bahwa seorang @andihiyat jauh lebih memiliki followers riil ketimbang @sudjiwotedjo," tulisnya.

Sudjiwo Tedjo memberikan balasan kritik netizen soal followers riil di Twitter. [@sudjiwotedjo /Twitter]
Sudjiwo Tedjo memberikan balasan kritik netizen soal followers riil di Twitter. [@sudjiwotedjo /Twitter]

Tanggapan itu kemudian dibalas langsung oleh Sudjiwo Tedjo. Ia mengaku kagum ada orang yang masih perhatian tentang aktivitasnya di sosial media. Tak hanya itu, lebih jauh seniman yang baru saja terlibat dalam film horor Mangkujiwo tersebut juga memberikan balasan menohok soal sindiran terkait followers yang tak riil.

"Wah suwun analisamu. Aku selalu kagum pada orang yang masih punya waktu untuk ngurusi urusan orang, karena aku sendiri bahkan gak ngurus followersku berapa, yang ngelike berapa yang riil berapa dll? Ngetwit ya suka-suka ngetwit aja. Cuma itu lho, acaraku di berbagai daerah kok selalu full pengunjung ya," kata Sudjiwo Tedjo.

Netizen lain pun juga turut memberikan tanggapannya.

"Memang ada mbah sebagian akun diukur dari banyaknya follower komen like RT, sepertinya nista banget klo twitteran cuma segitu ukurannya," kata @Anditeman_.

"Kayanya beliau belum nonton #Mangkujiwo Sinuhun Presiden saat Jancuker maupun rakjat djelata duduk dalam 1 ruangan menikmati Brotoseno memainkan saksofon," kicau @auliarh.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS