Sebanyak 9 Ancaman Bencana Mengintai Kabupaten Bantul

Bupati Bantul mengeluarkan SK Tanggap Bencana pada 5 Maret lalu.

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina
Selasa, 10 Maret 2020 | 18:10 WIB
Sebanyak 9 Ancaman Bencana Mengintai Kabupaten Bantul
Jembatan di Pedukuhan Ngepet, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul runtuh, Minggu (8/3/2020) malam. - (SuaraJogja.id/Julianto)

112 Nomor Telpon Darurat 24 Jam Gratis!

Seksi Logistik dan Perbekalan BPBD Kabupaten Bantul, Teguh Nur Triono menyampaikan BPBD Kabupaten Bantul miliki nomor layanan yang dapat dihubungi secara gratis selama 24 jam. 

"Sekarang kita ada panggilan darurat namanya telepon gratis 112," kata Teguh saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Bantul, Selasa (10/3/2020). 

Teguh menjelaskan masyarakat yang mengalami situasi darurat dapat menghubungi layanan darurat 112. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam tanpa dipungut biaya.

Baca Juga:Lebih dari 100 Pohon Tumbang Akibat Hujan Angin di Bantul

Ia juga menegaskan bahwa layanan tersebut digunakan untuk keadaan darurat. Misalnya seperti animal rescue, kucing masuk ke sumur atau rumah tawon di pemukiman. 

Setelah membuat laporan, masyarakat akan langsung mendapatkan respon. Untuk memastikan laporan yang disampaikan benar, Teguh menjelaskan pihaknya melakukan verifikasi dengan menelpon nomor pribadi pelapor dan jika memungkinkan meminta laporan visual melalui whatsapp. 

Ia mengatakan, diawal penggunaan layanan ini sering mendapatkan laporan palsu. Sehingga penting dilakukan verifikasi. 

"Jika itu mnegancam jiwa seseorang, atau masyarakat segera kita akan kirimkan tim kesitu," kata Teguh. 

Sayangnya, Teguh menyebutkan bahwa saat ini masyarakat masih banyak yang belum mengetahui layanan ini. Sehingga masih perlu banyak di sosialisasikan. 

Baca Juga:Ratusan Warga Ikuti Pembuatan KTP Elektronik dan KIA Massal di Bantul

Menurutnya, nomor darurat ini sangat efektif untuk digunakan. Selain karena nomornya yang mudah diingat, respon yang diberikan juga cepat. 

Bagi masyarakat yang memiliki kendala komunikasi, Teguh mengatakan pihaknya menerima kunjungan masyarakat. 

"Itu adalah langkah kita dalam mencegah timelate respon," kata Teguh. 

Demi mencegah terjadinya informasi yang tertunda, Teguh menyebutkan 6 pos pemadam kebakaran yang dapat dituju sebagai bagian dari BPBD Kabupaten Bantul. 

6 pos tersebut terbagi dalam beberapa lokasi, yakni diantaranya Kasihan, Banguntapan, Imogiri, Srihardono Pundong, Argorejo Sedayu dan Piyungan. 

Menurutnya, semakin cepat respon semakin baik untuk masyarakat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak