Dampak Corona, Puluhan Ribu Mahasiswa UGM Terpaksa Kuliah Daring

"Dengan situasi sekarang justru menjadi tantangan bagi kita bagaimana dosen dan mahasiswa harus terlibat semuanya," kata Hatma Suryatmojo.

M Nurhadi
Kamis, 19 Maret 2020 | 15:30 WIB
Dampak Corona, Puluhan Ribu Mahasiswa UGM Terpaksa Kuliah Daring
Ruang satgas kewaspadaan COVID-19 di UGM. (Suarajogja.id / Putu Ayu Palupi)

SuaraJogja.id - Diperkirakan sekitar 23 ribu mahasiswa UGM saat ini mengikuti kuliah online atau daring pasca kampus tersebut menetapkan lockdwon sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 pada Senin (16/03/2020) kemarin.

Ditambah lagi, salah satu dosen UGM ada yang diisolasi di RSUP Dr Sardjito dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (18/03/2020).

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kampus tersebut terbagi dalam 3.180 sesi. Perkuliahan dengan interaksi daring ini menggunakan aplikasi webex yang sudah disediakan UGM.

Kepala Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) UGM, Hatma Suryatmojo, Kamis (19/03/2020) mengungkapkan, perkuliahan daring kampus sejatinya sudah dikembangkan sejak tahun 2017 silam. Namun baru mulai efektif diterapkan saat ini, penyebabnya karena ada pembatasan kerumunan.

Baca Juga:Rupiah dan IHSG Babak Belur, Bukti Investor Tak Percaya ke Pemerintah

"Dengan situasi sekarang justru menjadi tantangan bagi kita bagaimana dosen dan mahasiswa harus terlibat semuanya," ungkapnya.

Menurut Hatma, sebelum sistem kuliah baru ini diterapkan, pihak kampus terlebih dahulu memberikan pelatihan aplikasi webex pada dosen. Metode interaksi ini langsung dalam jaringan dan interkasi tidak langsung lewat pembelajaran eLisa dan eLok.

Selain webex, aplikasi daring lainnya seperti skype, google hangout, webinar, zoom meeting juga diperkenankan untuk digunakan. Dosen diberikan keleluasaan sepenuhnya, namun bagi yang belum terbiasa, pihak kampus akan memberikan tutorial hingga pelatihan.

"Ditengah kondisi kegawatdaruratan dan keterbatasan, kita beruntung kita sudah menyiapkan metode pembelajaran sebelumnya," jelasnya.

Hatma menambahkan, mahasiswa juga bisa mengikuti metode pembelajaran daring ini dengan memanfaatkan teknologi. Namun mahasiswa harus menyediakan kuota internet untuk mengakses aplikasi atau situs pembelajaran yang disedikan oleh pihak kampus.

"Mereka harus sediakan kuota yang cukup, sementara baru satu provider yang memberikan biaya gratis, mudah-mudahan diikuti provider yang lain," imbuhnya.

Baca Juga:Bahas Skandal Video Seks, Marion Jola Nangis-nangis

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak