Ibu Pasien Balita Corona Jogja: Terima Kasih Kepada Para Dokter dan Perawat

Apresiasi sebesar-besarnya kepada para tenaga medis yang berjuang melawan corona.

M Nurhadi
Sabtu, 21 Maret 2020 | 14:46 WIB
Ibu Pasien Balita Corona Jogja: Terima Kasih Kepada Para Dokter dan Perawat
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]

Di rumah sakit, balita tersebut hanya didiagnosa sakit panas biasa. Dokter memberikan obat penurun panas dan obat batuk. Namun karena tak kunjung turun suhu badan dan batuknya makin menjadi-jadi, si balita kembali dibawa ke IGD RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Oleh dokter, pasien disarankan untuk opname. Kemudian saat itu si ibu menceritakan kalau dia dan anaknya tersebut baru saja pulang dari Depok. Sontak pengakuan tersebut membuah heboh seisi rumah sakit. Balita langsung diambil foto paru-parunya dan diberi infus.

Dokter pun mencurigai pasien tersebut suspect COVID-19 karena memiliki riwayat pernah ke daerah pandemik Covid-19. RS kemudian merujuk balita ke RSUP Dr Sardjito untuk ditangani lebih jauh.

"Saya dan balita naik ambulance dan langsung masuk IGD. Disitu kami langsung dibawa ke ruang isolasi, senin (09/03/2020) sekitar pukul 12 siang," ungkapnya.

Baca Juga:Sepekan Positif Virus Corona, Kondisi Menhub Budi Karya Sumadi Kini Stabil

Masuk sebagai PDP, balita kemudian dites swap dua kali. Tiga hari kemudian didapatkan hasil kalau balita tersebut positif Covid-19. Si ibu dan ayah pun kemudian ikut masuk ruang isolasi, Sedangkan keluarga lainnya masuk Orang Dengan Pemantauan (ODP).

Di RS Sardjito, pemeriksaan paru-paru dilakukan karena pasien batuk tiada henti. Tindakan pengawasan terus dilakukan untuk memantau kesehatan balita karena batuknya yang tidak segera berhenti.

Suhu badan balita yang sempat turun kembali naik. Pasien yang masih lemas sempat ketakutan saat diperiksa suster dan dokter yang mengenakan baju steril.

Namun kondisinya semakin membaik dari hari ke hari. Pasien pun diberi mainan untuk mengusir kebosanannya. Pasien dan kedua orangtuanya diperbolehkan pulang setelah dua minggu berada di ruang isolasi.

"Sekarang [anak saya] sudah mau makan dan beraktivitas biasa. Namun oleh dokter diminta untuk tetap di rumah selama dua minggu kedepan. Kami orang tua juga diminta menjaga kesehatan dengan minum vitamin dan makanan bergizi," jelasnya.

Baca Juga:Liga Distop Imbas Virus Corona, Ini Cara Riko Usir Kebosanan di Rumah

Si ibu mengaku sangat bahagia akhirnya dia dan anaknya dinyatakan negatif corona. Dia berterimakasih pada dokter dan perawat serta tenaga medis yang sudah merawat mereka dengan sangat baik.

Dia berharap para pasien COVID-19 lain yang masih berjuang untuk sembuh untuk tetap kuat. Selain berdoa, menjaga imun dengan baik sangat dibutuhkan.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak