Update Corona 1 April 2020 di Jogja: 28 Positif, 2 PDP Meninggal

Jumlah pasien positif corona terbaru semuanya berasal dari Sleman

Galih Priatmojo
Rabu, 01 April 2020 | 16:52 WIB
Update Corona 1 April 2020 di Jogja: 28 Positif, 2 PDP Meninggal
Update Corona Covid-19. (Shutterstock)

SuaraJogja.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 atau virus corona di DIY meninggal dunia. Satu pasien merupakan wanita 72 tahun asal Wonogiri.

"Pasien wanita ini dirawat di RSUD Kota," ujar  Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty  Murtiningsih saat dihubungi, Rabu (01/04/2020) sore.

Sedangkan satu PDP lain, laki-laki usia 47 tahun asal Sleman. Pasien sempat dilarikan ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (31/03/2020) malam namun sudah meninggal.

"Untuk PDP dari Sleman yang meninggal dunia sudah dikuburkan, Rabu siang," jelasnya.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Rabu 1 April 2020

Sementara dari update data kasus COVID-19 per 1 April 2020, jumlah pasien yang positif corona di DIY bertambah. Kalau Selasa (31/03-2020) kemarin berjumlah 24, maka Rabu ini sudah mencapai 28 orang atau bertambah empat orang.

Keempat pasien positif tersebut semua berasal dari Sleman, yakni laki laki, 27 tahun, laki-laki 29 tahun, laki laki 44 tahun dan laki-laki 22 tahun. Mereka merupakan kasus positif ke-26 hingga ke-29.

Total data PDP yang sudah diperiksa/diswab hingga kini mencapai 225 orang. Dari jumlah itu, masih ada 142 pasien yang dirawat.

Sebanyak 65 orang dinyatakan negatif COVID-19. Sedangkan dari 28 pasien yang positif, tiga diantaranya meninggal dan dua lainnya sembuh.

Hasil positif yang dikembalikan ke wilayah asal  di Kebumen, Jateng sebanyak satu orang. Pasien meninggal ini merupakan kasus ke-17.

Baca Juga:Diprotes "Kabur" ke Jogja Saat Pandemi Corona, Zaskia Mecca Beri Penjelasan

"Yang masih dalam proses lab sebanyak 131 orang, sembilan diantaranya meninggal," ungkapnya.

Secara terpisah Kepala Bagian HUmas dan Protokol RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan mengungkapkan, dari hasil konfirmasi dari forensik, pasien yang dibawa ke Sardjito meninggal sebagai Death of Arrival (DoA) atau meninggal dalam perjalanan. Pasien belum dilakukan pemeriksaaan oleh dokter.

"Dia itu diangkut oleh dinkes sleman dari rumahnya. Di jalan, pasien DoA dan tidak diketahui kondisi sebelumnya," jelasnya.

Pasien tersebut, lanjut Banu juga merupakan PDP sesuai informasi dari Sleman. Karenanya ketika meninggal maka pemeriksaan maupun protokol kematian juga dilakukan sesuai dengan pasien COVID-19.

"Tapi hasilnya tidak tahu karena tidak dilakukan swab karena sudah jadi jenasah," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak