Wajib Tahu! 4 Jenis Masker dan Fungsinya Versi Pemda DIY

M Nurhadi
Wajib Tahu! 4 Jenis Masker dan Fungsinya Versi Pemda DIY
Masker anti-radiasi yang populer saat Cold War dengan ancaman terjadi perang kimia dan senjata biologis. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Berbagai jenis masker yang dibagikan Humas pemda DIY

SuaraJogja.id - Masker menjadi salah satu alat pelindung diri (APD) yang banyak dicari akhir-akhir ini. Masker umumnya memiliki fungsi melindungi wajah dari benda asing atau berbahaya.

Semenjak merebaknya virus corona (COVID-19), kebutuhan masker di masyarakat semakin meningkat, terlebih setelah pemerintah menganjurkan untuk senantiasa menggunakan masker saat berativitas di luar rumah. Direkomendasikan minimal menggunakan masker kain.

Masker memiliki beragam jenis dan fungsi penggunaannya. Ada masker yang hanya bisa digunakan sekali paka, namun ada pula yang bisa digunakan berulang-ulang.

Banyak masyarakat yang hanya sekedar menggunakan masker tanpa peduli fungsi serta kegunaannya, alias yang penting menutupi hidung dan mulut. Padahal, tidak ada ruginya untuk mengetahui seperti apa macam-macam masker beserta fungsi terbaiknya.

Berikut, macam-macam masker dan fungsinya yang Suarajogja.id rangkum dari unggahan Humas Pemda DIY.

1. Masker Kain

Selain saling jaga jarak di tempat umum, warga yang beraktivitas di luar rumah kini disarankan juga untuk menggunakan masker kain. Meskipun hanya droplet besar, dan untuk yang kecil masih belum maksimal.

Masker kain melindungi penggunanya dari droplet, namun belum mampu melindungi anda dari partikel udara (airbone).

Masker jenis ini memiliki efektifitas filtrasi pada 3 mikron 10% hingga 60%. Selain itu, masker ini bisa digunakan secara berulang, dengan syarat dicuci dulu.

2. Masker N-95

Masker N-95 merupakan salah satu pelindung atau penyaring partikel yang berbahaya bagi pemakainya. Namun, masker N95 hanya bisa berfungsi untuk kotoran dan debu saja, tidak untuk gas dan uap.

Meski begitu, masker N-95 mampu melindungi penggunanya dari doroplets, partikel airbone dan memiliki efektifitas 0,1 mikron10 hingga 95%.

3. Masker Bedah

Masker yang satu ini adalah masker yang mudah ditemukan di toko atau apotek-apotek terdekat. Biasanya, masker bedah berwarna hijau atau biru.

Masker bedah memiliki fungsi untuk menjaga pemakainya dari tetesan partikel besar atau percikan air dari mulut seseorang. Namun, belum mampu melindungi terhadap partikel airbone.

Masker bedah memiliki efektifitas filtrasi 0,1 mikron 10 hingga 95%.

4. Facepiece Respirator

Facepiece respirator atau masker gas berfungsi untuk melindungi diri dari gas dan uap yang berbahaya. Masker ini tidak menyaring partikel udara kecuali didesain dengan memiliki filter untuk menghalaunya.

Diantara yang lainnya, masker yang menutupi hampir seluruh permukaan wajah ini biasanya didesain untuk melindungi penggunanya dari percikan besar dan kecil, tanpa kebocoran dan efektifitas hingga 99%.

Masker ini bisa digunakan berulang setelah dilakukan disinfektasi sesuai dengan rekomendasi dari WHO.

Facepiece respirator jarang ditemui sehari-hari karena biasanya hanya digunakan para pekerja di bidang gas atau pekerjaan dengan tingkat kontaminasi tinggi. Selain masker-masker di atas, masih ada masker N99, N100 dan P95.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS