Istri Alm Bani Seventeen Ingatkan Pasien Jujur Saat Konsultasi COVID-19

"Banyak pasien yang tidak jujur dengan riwayat kontak dengan pasien positif atau PDP kepada petugas medis, perbuatan kalian itu membahayakan kami," ujarnya.

M Nurhadi
Rabu, 15 April 2020 | 18:00 WIB
Istri Alm Bani Seventeen Ingatkan Pasien Jujur Saat Konsultasi COVID-19
Istri almarhum Bani Seventeen, Cindri Wahyuni [Instagram/cindriwy]

SuaraJogja.id - Mewabahnya virus corona jenis baru atau Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan. Jumlah pasien virus corona baik orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP) dan pasien positif.

Terus bertambahnya jumlah pasien terindikasi Covid-19 juga menambah tugas para garda terdepan melawan corona seperti tenaga medis dan lain sebagainya.

Seorang suspect Covid-19 diminta jujur saat konsultasi dengan tenaga medis. Hal ini bertujuan agar tim medis bisa mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan. Selain itu, ketidak jujuran pasien dalam menyampaikan informasi juga bisa berdampak fatal kepada tenaga medis yang menanganinya.

Hal inilah yang disampaikan istri almarhum Bani, salah satu personil band Seventeen, Cindri wahyuni yang diketahui juga bertugas sebagai tenaga medis.

Baca Juga:Pasien Positif Corona yang Tipu Perawat Mengaku Sempat Bepergian ke Italia

Dalam unggahan di akun Instagramnya, ia mengajak masyarakat untuk tidak berkumpul di satu tempat sehingga membentuk kerumunan. 

"Dear warga jogjaku tercinta, sampai hari ini tercatat Kasus Covid-199 positif 61, ODP 3.439, PDP 262. Kalian tau penyebaran virus ini ialah dari manusia ke manusia dan semakin hari jalanan semakin ramai, semakin banyak masyarakat yang kurang sadar menggunakan masker di tempat umum, masih banyak yg ngumpul ngumpul nongkrong gak jelas, anak anak masih ngumpul main main bersama, ibu-ibu masih ngumpul-ngumpul bergosip, anak-anak muda masih kurang peka, karena merasa diri sehat masih nongkrong dan bapak-bapak masih ngumpul ngrokok, ngopi," tulisnya.

Cindy juga menyoroti masih adanya masyarakat yang tidak jujur dalam menyampaikan informasi saat ditanyai oleh tenaga medis penanganan Covid-19.

"Ya Rabb, saya sedih melihat fenomena masyarakat disini. Banyak pasien yang tidak jujur dengan riwayat perjalanan/ kontak dengan pasien positif atau PDP kepada petugas medis, perbuatan kalian itu membahayakan kami, kalian lihat petugas kami banyak yg gugur karena kecerobohan kalian, kalau jumlah kami semakin hari semakin sedikit, lalu siapa yg akan merawat kalian?" ujar Cindy dalam unggahannya.

Warganet yang memenuhi kolom komentarnya sebagian besar menyetujui ucapan Cindy. Salah satu netizen, akun dwi_aprian_sari menganggap masih banyak pihak yang meremehkan wabah Covid-19.

Baca Juga:Tawarkan Adegan Threesome di Medsos, Dua Pemandu Lagu Raup Rp 40 Juta

Di akhir unggahannya ia juga mengajak masyarakat agar sadar dan taat pada imbauan pemerintah demi diri sendiri dan keluarga.

ia juga menulsikan salah satu hadist riwayat dari Ibnu Majah RA yang berbunyi, Rasulullah bersabda "Janganlah melakukan perkara yang memudharatkan diri sendiri dan janganlah menimpakan kemudharatan pada orang lain."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak