Pergerakan di Bandara YIA Meningkat Jelang Pemberlakuan New Normal

Pada Minggu (21/6/2020) tercatat 2400 penumpang yang mengakses bandara baik pulang maupun pergi.

M Nurhadi | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 23 Juni 2020 | 14:58 WIB
Pergerakan di Bandara YIA Meningkat Jelang Pemberlakuan New Normal
Suasana drop zone di Bandara YIA cukup ramai pada Senin (1/6/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Menyambut new normal, terjadi peningkatan jumlah penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Rata-rata ada 26 pergerakan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Pejabat Tinggi Sementara (Pts) General Manager YIA, Agus Pandu Purnama, mengakui terjadinya perkembangan yang cukup baik terkait operasional Bandara YIA. Pada Minggu (21/6/2020) tercatat 2400 penumpang yang mengakses bandara baik pulang maupun pergi.

"Kebanyakan rute masih menuju Jakarta, kemudian terbanyak kedua Balikpapan selanjutnya ke Makassar. Jadi setiap maskapai pasti ada tiga rute tersebut," ujar Pandu, saat ditemui awak media, Selasa (23/6/2020).

Pandu menjelaskan, pergerakan di Bandara YIA terus meningkat seiring dengan semakin dekatnya pemberlakuan new normal. Jika di hari biasa rata-rata tercatat ada 26 pergerakan, di akhir pekan bisa mencapai 30 pergerakan bahkan lebih.

Baca Juga:Gugatan Din Syamsuddin Dkk soal Uji Materi Perppu Corona Jokowi Ditolak MK

Ia mengatakan, hal ini berarti pada jam operasional Bandara YIA yang berlaku mulai pukul 06.00-17.00 WIB bisa dimanfaatkan untuk mengisi slot yang ada. hal ini ditambah dengan tingkat okupansi setiap maskapai yang bisa melebihi kapasitas 50%.

"Okupansinya bisa lebih dari 50% karena memang tingkat keterbatasannya  saat ini maksimal seat yang terisi sebanyak 70%," ungkapnya.

Meski begitu, Pandu tetap menegaskan masyarakat yang hendak menggunakan akses bandara tetap harus melengkapi diri dengan persyaratan yang ada. Salah satunya dengan menunjukkan keterangan bebas Covid-19.

"Paling tidak menggunakan rapid test yang tetap menjadi syarat utama," ucapnya.

Ia juga menyebut, ada beberapa tujuan yang menggunakan hasil swab test sebagai syarat utama, seperti rute tujuan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali. Bagi penumpang yang hendak terbang ke Jakarta juga wajib menambahkan surat izin keluar masuk.

Baca Juga:Gelandangan Tewas Diduga Covid, Camat Tanah Abang: Dia Tak Punya KTP

Untuk saat ini, sambung Pandu, ketersediaan alat rapid test di Bandara YIA masih lebih dari cukup. hal ini sebagai bentuk antisipasi adanya calon penumpang yang memiliki hasil tes bebas Covid-19 namun telah habis masa aktifnya.

"Berapa pun kita siap, intinya adalah untuk melayani calon pengguna jasa bandar udara agar mereka lebih mudah mengakses bandara," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak