alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rapid Test Bakal Tersedia di Stasiun Tugu dan Solo Balapan, Segini Harganya

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 27 Juli 2020 | 11:16 WIB

Rapid Test Bakal Tersedia di Stasiun Tugu dan Solo Balapan, Segini Harganya
Stasiun Yogyakarta atau Stasiun Tugu - (SUARA/Eleonora PEW)

Layanan rapid tersebut rencananya bisa diakses mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB.

SuaraJogja.id - Layanan rapid test bakal disediakan PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta di Stasiun Tugu dan Solo Balapan untuk penumpang kereta api jarak jauh. Layanan ini disiapkan sebagai wujud program Sinergi BUMN bersama PT Rajawali Nusantara Indonesia, dengan harga di bawah Rp100 ribu.

“Tentunya layanan ini untuk memberikan kemudahan bagi calon penumpang yang akan memanfaatkan moda transportasi kereta api di masa adaptasi kebiasaan baru,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Minggu (26/7/2020).

Eko mengatakan, calon penumpang kereta api jarak jauh di dua stasiun besar wilayah kerja PT KAI Daerah Operasi 6 tersebut dapat mengakses layanan rapid test dengan harga Rp85.000 per penumpang.

Namun, penyediaan layanan rapid test tersebut, kata Eko, baru akan diawali dari Stasiun Pasar Senen pada Senin (27/7/2020) sebagai tahap awal dan disusul sejumlah stasiun besar lain, seperti Stasiun Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Madiun, Surabaya Gubeng, Pasarturi, Malang, lalu dua stasiun di Daop 6.

Baca Juga: Unjuk Rasa Menolak Rapid Test dan Swab Test Covid-19 di Bali

“Layanan rapid tersebut rencananya bisa diakses mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB,” katanya, dikutip dari ANTARA.

Penumpang yang bisa mengakses layanan ini adalah penumpang kereta api jarak jauh yang dibuktikan dengan kepemilikan kode booking tiket kereta api jarak jauh.

“Penyediaan layanan rapid test ini merupakan upaya kami untuk meningkatkan pelayanan kereta api karena bagaimanapun juga penerapan protokol kesehatan yang ketat di moda transportasi harus diutamakan,” tutur Eko.

Dirinya berharap, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah melalui layanan tersebut, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, kesehatan dan keselamatan seluruh pengguna moda transportasi kereta.

Baca Juga: Rapid Test di 12 Stasiun KAI Ditarif Rp 85.000

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait