Lupa Matikan Lilin, Dapur Milik Muh Malik Ludes Dilalap Si Jago Merah

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Lupa Matikan Lilin, Dapur Milik Muh Malik Ludes Dilalap Si Jago Merah
Dapur milik Muh Malik hangus terbakar gegara lupa matikan lilin seusai listrik kampungnya menyala lagi, Jumat (31/7/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Saat kejadian, semua keluarga sudah tidur karena sebelumnya dalam kondisi mati listrik

SuaraJogja.id - Sebuah dapur milik warga Pedukuhan Punukan, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates, Kulon Progo lenyap dilahap si jago merah, Jumat (31/7/2020) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kali ini.

Kebakaran yang menimpa dapur rumah tersebut diketahui di kediaman milik Muh Malik Udin (58). Saat kejadian ketika itu sedang terjadi pemadaman aliran listrik.

Menurut penuturan Malik, semua keluarga yang berada di rumah itu masih tertidur ketika api mulai membesar. 

"Semua keluarga sudah tidur karena mati listrik. Terus sekitar jam 23.00 saya terbangun karena listrik sudah menyala kembali, eh saya malah lihat ada api di arah dapur," kata Malik Udin, Sabtu (1/8/2020)

Malik menuturkan bahwa penyebab kebakaran tersebut diduga karena pihaknya tidak mematikan lilin yang berada di atas meja dapur. Api yang berasal dari lilin itu kemudian lantas menyambar dinding dapur yang terbuat dari kayu.

Tidak lama setelah itu api langsung menjalar ke seluruh bagian dapur. Termasuk gudang penyimpanan kayu bakar yang bersebelahan dengan dapur tak luput dari keganasan si jago merah.

"Semua anggota keluarga aman sudah bisa keluar menyelamatkan diri," imbuhnya.

Dijelaskan Malik dari lima orang anggota keluarga yang sedang tertidur tadi semuanya bisa menyelamatkan diri. Terkait dengan kerugian materi, pihaknya memperkirakan sekitar Rp2 juta yang berasal dari bangunan dapur termasuk perabot rumah tangga yang hangus terbakar.

Api sendiri berhasil dipadamkan oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kulon Progo, dibantu warga sekitar serta relawan gabungan pada Sabtu (01/08/2020) dini hari, sekitar pukul 01.00. Akses jalan yang tidak cukup luas sempat menyulitkan armada yang datang.

"Dua armada damkar dan satu armada BPBD Kulon Progo kita kerahkan untuk memebantu pemadaman api dini hari tadi. Akses jalan yang kecil menjadi kendala bagi armada yang hendak masuk, jadi perlu waktu sekitar 1 jam untum api baru bisa dipadamkan," ungkap personel Damkar Kulon Progo, Gito Waluyo.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS