Hindari Plastik, Warga Sendangsari Pakai Dhekon untuk Bungkus Daging Kurban

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Hindari Plastik, Warga Sendangsari Pakai Dhekon untuk Bungkus Daging Kurban
Warga Sendangsari pakai wadah dhekon untuk bungkus daging kurban, Sabtu (1/8/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Warga Sendangsari sudah meninggalkan bungkus plastik sejak tiga tahun lalu

Diungkapkan Sugiyanto bahwa pihak panitia penyelenggara atau masyarakat yang datang dalam penyembelihan hewan kurban ini tetap diimbau untuk terus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Meski begitu pihaknya tetap mengungkapkan rasa senangnya karena masih bisa melakukan penyembelihan hewan kurban meski di masa pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah masih bisa melakukan kurban tahun ini," imbuhnya.

Sementara itu salah satu anggota dari Tim Satgas Covid-19 di Kalurahan Sendangsari, Slamet Supriyono, menjelaskan dari pantauannya selama prosesi penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Azhar semua yang hadir sudah menaati protokol kesehatan.

Mulai dari mengenakan masker memakai sarung tangan hingga dengan sadar menjaga jarak satu dengan yang lainnya.

"Warga sudah penuh kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," kata Slamet.

Slamet mengapresiasi langkah konsisten yang ditunjukkan oleh pantian kurban dan jemaah Masjid Al-Azhar karena sudah tidak menggunakan plastik sebagai wadah daging kurbannya.

Menurutnya langkah ini perlu ditiru oleh masyarakat lain untuk mengurangi limbah plastik yang terbuang akibat pendistribusian hewan kurban.

Diketahui bahwa Masjid Al-Azhar, di Kalurahan Sendangsari ini melakukan penyembelihan hewan kurban dengan jumlah sebanyak dua ekor sapi dan tujuh kambing. Nantinya hasil dari penyembelihan itu akan rencananya akan dibagikan kepada kurang lebih 400 warga.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS