Indeks Terpopuler News Lifestyle

Musda X, Partai Golkar Kulon Progo Ajak Kader Semangat Bangun Negara

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:15 WIB

Musda X, Partai Golkar Kulon Progo Ajak Kader Semangat Bangun Negara
Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman memukul gong sebagai tanda dibukanya Musda X Partai Golkar di Kulon Progo di King’s Hotel, Wates, Sabtu (8/8/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Ketua DPD Partai Golkar Kulon Progo Suharto sendiri mengaku optimis dapat mempertahankan prestasi dalam kepemimpinannya selama ini.

SuaraJogja.id - Membangun negara dan membangun masyarakat menjadi tema utama dalam Musyawarah Daerah (Musda) X yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kulon Progo di King’s Hotel, Wates, Sabtu (8/8/2020).

Dalam gelaran Musda X DPD Partai Golkar Kabupaten Kulon Progo mengajak seluruh kader untuk ikut membangun partai.

Salah satu agenda dalam Musda Golkar kali ini ialah memilih Ketua DPD Partai Golkar Kulon Progo periode 2020-2025 serta menyusun pengurus. Sejauh ini pemilihan ketua akan dilakukan secara aklamasi kepada petahana Suharto.

Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman menegaskan, musda ini diharapkan bisa menjadi titik awal dari kebangkitan partai berlogo pohon beringin tersebut.

Menurutnya, perolehan suara Golkar dalam beberapa tahun ke belakang ini tidak mengalami kenaikan, tetapi justru memiliki tren yang menurun.

"Konsolidasi partai harus segera dimulai dari terpilihnya ketua umum. Nanti selanjutnya diteruskan ke tingkat kecamatan sampai dusun agar Golkar kembali solid," ujar Gandung saat membuka musda.

Pihaknya mengharapkan kehadiran kader-kader yang berkarakter. Artinya, kader harus memiliki kesabaran, ketekunan, dan tidak mudah menyerah saat mengalami tantangan.

Gandung menuturkan, membangun negara harus dapat dimulai dari kader-kader yang peduli dan mampu untuk selalu hadir di tengah rakyat; tidak lupa juga untuk selalu berpegang teguh pada Pancasila agar tidak hanya memajukan partai tapi juga negara.

“Pancasila itu sudah final, tidak bisa digonta-ganti lagi atau bahkan diubah ke dalam trisila,” tegasnya.

Kerja kolektif di dalam tim juga selalu Gandung tegaskan kepada setiap pengurus yang akan terpilih nantinya. Bergotong-royong menjadi kunci untuk dalam menciptakan sebuah partai yang kuat dan kokoh.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait