UAD Wisuda Daring, Puluhan Mahasiswa Pedalaman Tak Bisa Pakai Toga

Ada sekitar 80 wisudawan dari pedalaman yang harus berjuang untuk bisa ikut wisuda online.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:58 WIB
UAD Wisuda Daring, Puluhan Mahasiswa Pedalaman Tak Bisa Pakai Toga
Wisuda daring Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Sabtu (22/8/2020) - (SuaraJogja.id/Putu)

SuaraJogja.id - Pandemi COVID-19 ini memaksa kampus-kampus untuk melaksanakan wisuda secara daring, tak terkecuali Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

UAD terpaksa mengadakan prosesi wisuda 1.581 lulusannya dari jarak jauh untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, Sabtu (22/8/2020).

Haru biru mewarnai wisuda yang harus dilakukan mahasiswa dari rumah masing-masing itu. Sebagian besar dari mahasiswa menangis saat disematkan pin dan toga oleh keluarga mereka.

Tak hanya itu, mahasiswa dari pedalaman pun tidak bisa mengikuti prosesi laiknya wisuda biasanya.

Baca Juga:6 Tahun Kuliah, Wisudanya di Atas Kasur, Publik: You Never Walk Alone, Bro!

Meski kampus telah mengirimkan baju wisuda, toga, dan sertifikat kelulusan sejak awal Juli 2020 lalu, paket tersebut belum juga diterima mahasiswa di pedalaman karena kendala ekspedisi pengiriman maupun karena kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Contohnya mahasiswa di Nabire, Papua, dan NTT, yang hingga wisuda kali ini belum juga menerima paket toga dan baju wisuda karena kantor pos tidak bisa menjangkau rumahnya.

Akhirnya mahasiswa yang berada di pedalaman tersebut terpaksa mengenakan baju putih dalam wisuda daring.

"Ada juga mahasiswa yang dari pedalaman di Jawa Barat yang terpaksa tidak mengenakan toga dan baju wisuda karena paket dari kantor pos tidak juga sampai ke rumahnya meski sudah sebulan pengirimannya," ungkap Kepala Biro Admisi dan Akademik (BAA) Wahyu Widyaningsih di sela wisuda daring di kampus setempat, Sabtu siang.

Menurut Wahyu, ada sekitar 80 wisudawan dari pedalaman yang harus berjuang untuk bisa ikut wisuda online.

Baca Juga:Unik, ITS Wisuda Online Pakai Game Minecraft untuk Wakili Mahasiswa

Mereka pun harus mencari jaringan internet yang memadai agar bisa bergabung dalam prosesi wisuda di Zoom.

Sebelum wisuda pun, mahasiswa harus mengikuti pendadaran dan yudisium secara daring.

Mereka tidak diperkenankan ke kampus karena dikhawatirkan menimbulkan kerumunan.

Namun bagi mahasiswa yang berada di DIY, mereka diperkenankan datang mengambil ijazah ke kampus dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sedangkan bagi yang tetap ingin diwisuda secara offline, kampus berencana menyelenggarakannya pada November 2020 mendatang jika sudah lebih kondusif dari pandemi.

"Kita belum tahu apakah tetap bisa luring atau masih daring, lihat kondisi nanti," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak