alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Petani di Bantul Usir Alat Berat dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Kamis, 27 Agustus 2020 | 07:19 WIB

Petani di Bantul Usir Alat Berat dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja
Alat berat yang akan merobohkan bekas bangunan Sarana Terminal Agrobisnis (STA) di Kecamatan Sanden, Bantul, Rabu (26/8/2020) - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Tak hanya itu, unggahan Rektor UNY Sutrisna Wibawa juga cukup viral, yakni tentang mahasiswa yang membohongi orang tuanya soal keringanan UKT.

SuaraJogja.id - Aksi protes pembangunan kantor BMT dilakukan sejumlah petani di Bantul dengan mengusir alat berat di selatan pintu masuk Pantai Samas. Sementara itu, di tengah rawannya penyakit DBD, peneliti UGM menyarankan pemakaian celana panjang berwarna cerah.

Di media sosial, saat ini masih ramai tentang pro dan kontra film Tilik, termasuk pendapat dari seorang dosen UGM yang tak sependapat dengan kritik film dari warganet. Selain itu, ada pula curhatan kisah cinta warganet yang tak direstui orang tua dengan akhir yang tak terduga.

Tak hanya itu, unggahan Rektor UNY Sutrisna Wibawa juga cukup viral, yakni tentang mahasiswa yang membohongi orang tuanya soal keringanan UKT. Simak lima berita paling top pada Rabu (26/8/2020) kemarin dari SuaraJogja.id di bawah ini:

1. Petani di Pesisir Bantul Usir Alat Berat, Protes Pembangunan Kantor BMT

Baca Juga: Antropolog Aris Mundayat Sebut Ghibah Ada Sejak Abad Ke 8, Ini Buktinya

Petani di Bantul Usir Alat Berat dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja - 1

Puluhan petani cabai dan bawang merah di kawasan Pantai Selatan Bantul melakukan aksi demonstrasi, Rabu (26/8/2020) pagi. Mereka mengusir alat berat yang akan merobohkan bangunan Sarana Terminal Agrobisnis (STA) yang berada di Pedukuhan Tegalrejo, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, tepatnya di sebelah selatan pintu masuk Pantai Samas.

Mereka mengancam akan membakar alat berat dan tenda pesta yang telah terpasang untuk seremonial dimulainya proses pembangunan oleh pihak Baitul Mallwa Tamwil (BMT). Para petani mengklaim, sama sekali tidak ada sosialisasi ke mereka terkait alih fungsi lahan tersebut.

Baca selengkapnya

2. Cinta Tak Direstui Orang Tua, Curhatan Warganet Ini Berujung Tak Terduga

Baca Juga: Didatangi Ortu Soal Keringanan UKT, Sutrisna Wibawa: Jangan Tipu Orangtua

Petani di Bantul Usir Alat Berat dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja - 2

Sepenggal curahan hati seorang warganet tentang kisah asmaranya cukup menguras hati para pengguna media sosial. Di situ, si pemilik cerita mengungkapkan bahwa ia mengalami kisah cinta yang tak mendapat restu orang tua.

Cerita itu dibagikan pengguna akun Facebook Eka Ayun, dan tersebar sampai ke Twitter setelah diunggah @RecehnyaFacebook pada Selasa (25/8/2020).

Baca selengkapnya

3. Tak Setuju 3 Kritik Film Tilik, Dosen UGM Jelaskan Pendapat Soal Stereotip

Petani di Bantul Usir Alat Berat dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja - 3

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Budi Irawan, menyampaikan pendapat mengenai tiga buah kritik besar terhadap film Tilik. Ia berpendapat bahwa tiga pendapat itu salah sasaran.

Dari masuknya nama Bu Tejo dan film Tilik dalam trending topic Twitter, Budi menyimpulkan, selain banyaknya pujian, ada tiga kritik besar yang ditujukan kepada film berlatar masyarakat desa ini.

Baca selengkapnya

4. Didatangi Ortu Soal Keringanan UKT, Sutrisna Wibawa: Jangan Tipu Orangtua

Petani di Bantul Usir Alat Berat dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja - 4

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa membagikan ceritanya bertemu dengan beberapa wali mahasiswa. Dalam utasnya ia memberikan peringatan agar para mahasiswa tidak menipu orangtuanya.

Melalui akun twitter pribadinya, @sutrisna_wibawa ia membagikan pengalamannya bertemu dengan beberapa wali mahasiswanya. Ia mengatakan, dalam pertemuan itu mereka membahas terkait keringanan UKT.

Baca selengkapnya

5. Cegah Serangan DBD, Peneliti UGM Sarankan Pakai Celana Panjang Warna Cerah

Petani di Bantul Usir Alat Berat dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja - 5

Peneliti Utama World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta, Prof. Adi Utarini menekankan pentingnya masyarakat melakukan pencegahan secara konsisten sebagai upaya memutus serangan DBD.

Ia mengungkapkan, salah satu langkah pencegahan DBD yakni pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Terlebih lagi, nyamuk Aedes aegypti selalu ada sepanjang tahun.

Baca selengkapnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait