Saat ini UPT Malioboro menerapkan sistem bergilir bagi pengunjung yang datang dalam jumlah besar atau rombongan.
Ekwanto menjelaskan akan menyiasati jika jumlah pengunjung melebihi batas yang dibolehkan.
“Sampai saat ini kami lakukan dengan cara bergilir. Jadi kapasitas maksimal itu 250 orang di Malioboro, jadi saat penuh ya kami hentikan dulu pengunjung yang baru datang. Setelah berkurang, nanti kami izinkan pengunjung untuk masuk ke Malioboro,” katanya.
Penerapan tersebut, kata Ekwanto, diakui masih efektif. Namun begitu, saat pengunjung membludak, pihaknya cukup kesulitan.
Baca Juga:Candi Ijo dan Sambisari Dibuka, Jumlah Wisatawan Penikmat Senja Dibatasi
“Jika saat ramai wisatawan memang sedikit keteteran, tapi kami minta ketika terjadi kerumunan pengunjung untuk menyebar dan menjaga jarak,” ujar dia.