Ia menandaskan jika sejak awal, DPC Partai Gerindra Gunungkidul sudah membidik dua bakal calon yakni Rektor UNY Sutrisna Wibawa dan Mayor Sunaryanto.
Kedua nama tersebut adalah nama yang masuk dalam penjaringan calon karena memang hanya dua pendaftar dalam penjaringan yang dilakukan oleh DPC Partai Gerindra.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Gunungkidul, Supriyani Astuti mengklaim jika persoalan dukungan partai Demokrat kepada calon bupati di Gunungkidul sudah tidak ada lagi. Ketika sebelumnya ada 17 pengurus kecamatan yang mengklaim mendukung ke pasangan Sunaryanto-Hery, Yani mengakui itu hanya salah komunikasi saja.
"Ndak ada masalah kok. Semua sudah dikumpulkan. Mereka sudah mengikuti amanat partai," paparnya.
Baca Juga:8 Daerah Gunungkidul Kekeringan, Human Initiative Kirim 60 Ribu Liter Air
Meskipun ada anggotanya yang sebelumnya mendeklarasikan diri mendukung Sunaryanto-Hery, namun Yani menandaskan tidak ada sanksi ke mereka. Semuanya sudah kembali ke partai dan bertekad akan memenangkan pasangan Sutrisno-Ardi.
Yani mengungkapkan jika rekomendasi dari DPP keluar pada tanggal 30 Juni 2020 yang lalu.
Sutrisno mendapat rekomendasi karena pihaknya telah mengusulkan nama hasil penjaringan yang mereka lakukan.
Ada 4 nama yang turut serta dalam penjaringan yaitu Bahron Rosyid, hery Susanto, Sutrisna Wibawa dan Mayor Sunaryanto.
Kemudian Sutrisna mendapat rekomendasi karena kemungkinan besar karena DPP melihat elektabilitas mantan Rektor UNY tersebut cukup tinggi.
Baca Juga:Partai NasDem Deklarasikan Paslon Immawan-Martanty di Pilkada Gunungkidul
Awalnya yang dilihat adalah visi misi membangun Gunungkidul, namun di tengah perjalanan Bahron Rosyid mengundurkan diri. Sehingga sisa tiga orang, di mana Sutrisna jauh dikenal dibanding dengan calon yang lain karena aktif di media sosial.