Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pulang Panen Kacang, Motor Jariyah Raib Diembat Maling

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Jum'at, 25 September 2020 | 20:50 WIB

Pulang Panen Kacang, Motor Jariyah Raib Diembat Maling
Ilustrasi pencurian motor (curanmor). [Shutterstock]

Jariyah mengalami kerugian hingga Rp10 juta.

SuaraJogja.id - Nasib apes dirasakan Jariyah (58), seorang warg Dusun Jragan, Desa Poncosari, Srandakan, Bantul akibat sepeda motornya dicuri oleh maling saat berniat usai memanen kacang di ladang.

Kapolsek Srandakan, Kompol B. Muryanto mengatakan peristiwa curanmor tersebut terjadi pada Kamis (24/9/2020) kemarin sekitar pukul 13.15 WIB di Bulak Sawah Dusun Kukap, Desa Poncosari.

"Kejadian kemarin ada laporan masuk terkait dengan pencurian sepeda motor di Srandakan," ujar Muryanto, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (25/9/2020).

Dari laporan yang didapat, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X nopol AB 3243 NJ berniat untuk memanen kacang. Saat sudah tiba di lokasi ladang, korban memarkirkan sepeda motor miliknya itu di kawasan yang cukup jauh dari ladangnya. 

Namun nahas setelah selesai memanen kacang dan berniat pulang korban mendapati sepeda motornya sudah raib tak berjejak. Korban seketika langsung berusaha mencari di sekitar lokasi namun tidak ditemui.

"Korban sudah nyari di lokasi dan tanya warga sekitar juga tidak ditemukan," ungkapnya. 

Menurutnya jarak yang jauh antara ladang dan lokasi sepeda motor korban diparkir menjadi salah satu faktor seorang mempunyai kesempatan menggasak sepeda motor tersebut. Pasalnya walaupun sudah dikunci stang lokasi parkir yang sepi dan jauh dari keberadaan warga juga dinilai memberi kesempatan tersendiri kepada maling untuk beraksi.

Muryanto menyampaikan bahwa kejadian serupa sudah pernah terjadi di lokasi tersebut kurun waktu beberapa waktu lalu. Imbauan juga telah diberikan kepada warga setempat namun pihaknya tidak memungkiri masih ada saja warga yang tak mengindahkan imbauan tersebut.

"Masih kita lakukan penyelidikan dengan memeriksa CCTV di jalan utama, semoga segera bisa terungkap," ucapnya.

Akibat kejadian ini, Jariyah (58) harus mengalami kerugian sebesar Rp10 juta. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait