Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gugur Tangani Covid-19, Sri Mulyono Dapat Penghargaan Luar Biasa Anumerta

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Rabu, 30 September 2020 | 20:34 WIB

Gugur Tangani Covid-19, Sri Mulyono Dapat Penghargaan Luar Biasa Anumerta
Mendiang Ipda Sri Mulyono (hazmat putih) saat bersiap melaksanakan tugas pemulasaraan jenazah Covid-19 - (SuaraJogja.id/HO-Polda DIY)

Kenaikan pangkat luar biasa anumerta setingkat lebih tinggi dari pangkat Aiptu menjadi Ipda anumerta terhitung mulai tanggal 22 September.

SuaraJogja.id - Almarhum anggota Polda DIY Sri Mulyono (43), yang meninggal akibat terpapar Covid-19, mendapat penghargaan kenaikan pangkat luar biasa anumerta menjadi Inspektur Polisi Dua (Ipda). Kenaikan pangkat itu dianugerahkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.

Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar dalam penyerahan tali asih Kapolri dan bantuan dana pendidikan Kapolda DIY kepada keluarga Ipda (Alm) Sri Mulyono menganggap kontribusi dan loyalitas almarhum dalam melaksanakan tugas bersama para relawan memakamkan jenazah para pasien covid-19 adalah hal yang luar biasa. Dirinya ikut berduka cita atas meninggalnya Sri Mulyono pada Kamis (24/9/2020).

"Saya dan seluruh personel Polda DIY mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Sri Mulyono ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Semoga almarhum diampuni segala kesalahan dan diterima segala amal ibadahnya," kata Asep Suhendar dalam rilis yang diterima wartawan, Rabu (30/9/2020).

Secara khusus Kapolri Idham Aziz menitipkan kepada Kapolda DIY untuk menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhum.

Selain itu, Kapolda DIY beserta jajaran dan Bhayangkari juga menyerahkan dana pendidikan bagi putra-putri Ipda Sri Mulyono sebagai tanda perhatian dari institusi Polri, Polda DIY, dan Bhayangkari.

"Atas nama Bapak Kapolri dan segenap keluarga besar Polda DIY serta Bhayangkari, saya menyampaikan rasa bangga kami atas pengabdian yang telah diberikan oleh almarhum Sri Mulyono," tambah Asep.

Kenaikan pangkat luar biasa anumerta setingkat lebih tinggi dari pangkat Aiptu menjadi Ipda anumerta terhitung mulai 22 September, sesuai Surat keputusan Kapolri nomor: STR/605/IX/KEP/2020 tanggal 22 September 2020.

Sebelumnya, Sri Mulyono sempat bertugas di Tim Detasemen Gegana Unit Kimia Biologi dan Radioaktif (KBR) Sat Brimob Polda DIY.

Dengan mencuatnya kasus Covid-19, yang menewaskan banyak orang, Sri Mulyono mendedikasikan diri sebagai tim relawan pemulasaraan jenazah Covid-19. Dirinya bertugas menjadi relawan sejak Maret 2020.

Dalam tugasnya sebagai relawan, Sri Mulyono dikenal gigih dalam bekerja. Bahkan dirinya melupakan kesehatan diri untuk bisa membantu dalam pemakaman jenazah Covid-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait