Sementara itu, istri calon transmigran asal Bantul, Bekti Mardini Nursiam Lestari (27), mengaku tidak mengetahui wacana terkait penundaan keberangkatan untuk program transmigrasi. Ia dan suami masih meyakini untuk tetap dapat berangkat tahun ini.
"Belum dikasih kabar lagi, tapi ya semoga saja tahun ini bisa berangkat," kata Bekti.
Ia mengaku sudah menunggu cukup lama untuk bisa berangkat dalam program transmigrasi ini. Sang suami, kata dia, telah mendaftar pada 2017 silam.
ia menambahkan bahwa mereka belum berangkat karena menunggu sampai adanya program transmigrasi yang menuju daerah Mahalona, Sulawesi Selatan. Terkait dengan pelatihan pun, mereka sudah menjalaninya sejak setahun lalu.
Baca Juga:Gratis, Platform Ini Berikan Layanan Cuma-cuma UMKM Untuk Go Online
“Insyallah berangkat, soalnya di sana [daerah penerima] sudah dibikin atau dipersiapkan kok. Rencana berangkat empat orang sama dua anak sudah terdaftar, semoga memang benar bisa berangkat," harapnya.