Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditipu Pakai Brosur Pinjaman Palsu, Motor Fitri Juga Dibawa Lari Pelaku

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Rabu, 14 Oktober 2020 | 15:33 WIB

Ditipu Pakai Brosur Pinjaman Palsu, Motor Fitri Juga Dibawa Lari Pelaku
Ilustrasi penipuan perampokan. (Shutterstock)

Awal mula peristiwa terjadi ketika AJN dan BS berkenalan dengan korban. Pelaku saat itu mengaku bekerja di perusahaan pinjam dana.

SuaraJogja.id - Kepolisian Sektor (Polsek) Pakem mengamankan dua pelaku tindak pidana penipuan dan pencurian di wilayah Pasar Pakem, Jalan Kaliurang, Kabupaten Sleman. Dua pelaku berinisial AJN (47) dan BS (24) menggunakan brosur pinjaman palsu untuk mengelabui korban.

Kapolsek Pakem AKP Chandra Lulus menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada 27 September 2020 lalu. Saat itu korban bernama Fitri Setyaningrum (33) terbujuk oleh pinjaman yang ditawarkan kedua pelaku.

Korban tak hanya ditipu, satu buah sepeda motor miliknya juga raib saat diajak pelaku menemani ke Pasar Pakem.

"Kedua orang tersebut adalah pelaku pencurian sepeda motor di Pasar Pakem Jalan Kaliurang Kilometer 17, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman," kata Chandra, dikonfirmasi wartawan, Rabu (14/10/2020).

Chandra menjelaskan, awal mula peristiwa terjadi ketika AJN dan BS berkenalan dengan korban. Pelaku saat itu mengaku bekerja di perusahaan pinjam dana. Melalui brosur yang dibagikan oleh pelaku, korban tertarik dan berencana mengajukan pinjaman.

Sebelum uang dicairkan, kedua pelaku mengajak korban ikut menagih uang kepada orang yang juga meminjam dana di perusahaan pelaku bekerja di Pasar Pakem. Selain itu, korban juga diminta menyebarkan brosur.

"Mereka membawa motor masing-masing ke pasar setempat. Korban diminta tolong untuk membagikan brosur kepada teman kenalannya l yang ada di pasar, tetapi tersangka malah meninggalkan korban di dalam pasar. Salah seorang pelaku juga meminta korban agar menunggu di depan pasar ketika sudah selesai.

Pada saat korban lengah, secara diam-diam kedua pelaku kembali ke lokasi parkir. Sepeda motor korban yang terparkir di pasar dengan keadaan kunci masih menggantung dimanfaatkan kedua pelaku, sehingga mereka leluasa membawa pergi sepeda motor korban.

Atas kejadian itu, korban menderita kerugian satu buah sepeda motor dengan total kerugian sebesar Rp17 juta.

Mengetahui sepeda motornya hilang, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakem.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait