Jalur Evakuasi di Lereng Merapi Masih Rusak, Perbaikan Masuk Tahap Lelang

Makwan tak menampik bahwa jalur tersebut lebih banyak dimanfaatkan oleh kendaraan truk.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 15 Oktober 2020 | 15:43 WIB
Jalur Evakuasi di Lereng Merapi Masih Rusak, Perbaikan Masuk Tahap Lelang
Kondisi jalur evakuasi Merapi di kawasan Desa Glagaharjo, Sleman mengalami kerusakan, Kamis (9/7/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

"Ketika hujan bleduk [debu] tidak ada. Tanah berpasir di sana ikut memperkuat kondisi tanah ketika diguyur hujan, dia lebih melekat ke tanah dibawahnya dan semakin kuat. Selain itu polusinya berkurang," kata dia.

Kendati demikian, intensitas hujan di wilayah Cangkringan belum sepenuhnya deras.

"Sudah masuk musim hujan tapi intensitasnya belum lebat. Jika sudah mulai deras kontur tanah di sana bisa jadi lebih kuat," kata dia.

Makwan mengatakan, potensi bahaya saat musim hujan biasa terjadi di sekitar Kali Gendol. Pihaknya telah melakukan sejumlah sosialisasi serta imbauan kepada para penambang.

Baca Juga:Pertumbuhan Kubah Stabil, Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Cukup Tinggi

"Yang berbahaya ya di aliran sungai itu [Gendol]. Kami meminta pekerja di sana untuk mengurangi aktivitasnya saat hujan. Jadi tetap memperhatikan kondisi cuaca sebelum menambang," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak