Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Mendengkur, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kawasan Malioboro

Galih Priatmojo Minggu, 18 Oktober 2020 | 17:09 WIB

Sempat Mendengkur, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kawasan Malioboro
Ilustrasi mayat (Shutterstock)

Korban merupakan tukang becak yang sehari-hari mangkal di kawasan Malioboro.

SuaraJogja.id - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kawasan Malioboro, Minggu (18/10/2020).

Kapolsek Gedongtengen Kompol Khundori mengatakan jika korban yang dinyatakan meninggal dunia tersebut bernama Didit Lejar Ferianto, 49, warga Pakis, Magelang, Jawa Tengah (Jateng).

"Korban dalam keadaan tergeletak di jalan Malioboro tepatnya di seputaran pertokoan. Korban meninggal dunia pagi tadi sekitar pukul 08.39 WIB," ujarnya seperti dikutip dari Harianjogja.com.

Lebih lanjut, korban ditemukan meninggal dunia oleh seorang karyawan toko bernama Petrus. Ia merupakan karyawan toko batik di kawasan Malioboro.

Sebelum meninggal dunia, ia melihat jika korban masih tertidur sambil mendengkur pada pukul 07.15 WIB pagi.

Akan tetapi, selanjutnya saksi tidak mendengar dengkuran dari korban. Tubuh korban pun terlihat mematung. Karena rasa curiga, akhirnya saksi berupaya untuk membangunkan korban. Namun, korban tidak merespons setelah coba dibangunkan oleh saksi.

"Sontak saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke UPT Malioboro. Dari UPT kemudian meneruskan ke gugus tugas penanganan Covid-19 kota Jogja. Oleh petugas, korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara," sambung Khundori.

Berdasarkan catatan dari polisi, korban sehari-hari bekerja sebagai tukang becak kayuh di kawasan Malioboro. Ketika disinggung apakah korban terpapar virus Covid-19, Kompol Khundori tidak dapat membenarkan dugaan tersebut sampai hasil autopsi keluar.

"Kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara. Penyebab kematianya karena apa belum tahu. Karena infonya sebelum meninggal korban tidak mengeluh sakit," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, prosedur pemindahan jenazah korban ke RS Bhayangkara menggunakan protokol Covid-19. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait