Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gara-Gara Masalah Balapan, Pemuda Asal Sleman Tewas Dikeroyok Temannya

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:35 WIB

Gara-Gara Masalah Balapan, Pemuda Asal Sleman Tewas Dikeroyok Temannya
Ilustrasi balapan liar. [Shutterstock]

Penganiayaan bermula saat korban dan pelaku ME berjanji untuk balapan motor.

SuaraJogja.id - Nasib nahas dialami seorang pemuda 23 tahun asal Pedukuhan Nulisan, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman. Pemuda berinisial AS ini tewas dipukuli temannya karena masalah balapan motor.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah mengamankan enam orang yang terlibat dalam perkara ini.

"Iya, terjadi dugaan penganiayaan bersama-sama yang berujung meninggalnya orang. Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Sleman," kata Deni, dihubungi wartawan, Selasa (20/10/2020).

Deni menjelaskan, keenam orang tersebut antara lain ME (25), KT (25), NA (21), DD (22), SI (23), dan SA (25).

Ia mengatakan, penganiayaan bermula saat korban dan pelaku ME berjanji untuk balapan motor. Namun setelah terjadi kesepakatan, tiba-tiba korban mengurungkan niat balapan, sehingga membuat pelaku ME emosi.

Alasan korban membatalkan balapan karena motor yang akan digunakan tiba-tiba rusak. Pelaku akhirnya memanggil korban untuk bertemu di rumahnya wilayah Gedongan, Sleman pada Jumat (16/10/2020) malam.

"Malam itu, ternyata korban sudah ditunggu oleh ME dan teman-temanya," ucap Deni.

Saat korban tiba di lokasi, pelaku ME, yang sudah kepalang emosi, melakukan penganiayaan dengan tangan dan kakinya. Pemukulan itu pun diikuti oleh teman-temannya hingga korban tidak berdaya.

Akibat pukulan tersebut, korban menderita luka-luka bahkan hingga muntah darah.

Panik karena tindakannya, beberapa pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Namun, pelaku ME belum puas menganiaya korban dan kembali memukul korban.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait