Jalan Srandakan sering Makan Korban, Warga Sebut Minim Lampu Penerangan

Oktober lalu terhitung ada 7 kecelakaan yang terjadi di Jalan Srandakan

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Sabtu, 14 November 2020 | 11:38 WIB
Jalan Srandakan sering Makan Korban, Warga Sebut Minim Lampu Penerangan
Sejumlah pengendara motor melintas Jalan Jogja-Srandakan di sekitar Kantor Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Sabtu (14/11/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

"Dari 7 kasus itu tiga orang dinyatakan meninggal, lalu 8 orang luka ringan ada juga luka berat," katanya.

Upaya menekan angka kecelakaan itu telah dilakukan seperti pemasangan rambu lalu lintas. Kendati demikian Wartono menyoroti penerangan jalan yang minim.

"Penerangan itu juga penting sekali. Jika malam hari di sini gelap. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kabupaten, termasuk ke Pemprov," katanya.

Namun begitu, penerangan sendiri baru dipasang sebanyak 10 lampu dari kantor Kecamatan Pandak hingga bank BRI. Titik yang lain belum terfasilitasi penerangan yang mumpuni.

Baca Juga:Aniaya Pakai Airsoft Gun, Sopir Truk di Bantul Terancam Bui hingga 7 Tahun

Wartono juga tak menampik bahwa kesadaran berkendara masyarakat masih kurang. Selain itu ada faktor kelalaian ketika melintas di jalan setempat.

"Selain persoalan penerangan, masalah kesadaran berkendara warga juga perlu ditingkatkan. Ada saja pengendara yang tidak menggunakan helm. Bahkan saat melintas lampu penerangan mereka juga mati," ungkap dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak