Lolos dari Pandemi Bu Ning Kena Uppercut Merapi, Susah Cari Duit Rp100 Ribu

Bu Ning merasakan dampak dari Merapi saat ini jauh lebih besar ketimbang saat Covid-19.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 18 November 2020 | 18:02 WIB
Lolos dari Pandemi Bu Ning Kena Uppercut Merapi, Susah Cari Duit Rp100 Ribu
Salah seorang pengunjung yang kebetulan mengisi bangku-bangku kosong di warung makan Bu Ning, di Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Rabu (18/11/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

"Kemarin saat hari pertama diumumkan bahwa status Gunung Merapi naik, saya sempet tutup warung selama tiga hari. Soalnya ditambah hujan juga waktu itu," ucapnya.

Terkait upaya penanggulangan bencana erupsi Gunung Merapi, Bu Ning mengaku sudah mengemasi semua surat-surat penting miliknya untuk dibawa ke rumahnya yang berada di daerah bawah. Bu Ning pun menerangkan sudah mendapatkan informasi terkait diperbolehkannya warga untuk mengungsi lebih dulu.

Artinya, warga sudah diberi semacam arahan bahwa bagi siapapun yang akan mengungsi secara mandiri sudah diperbolehkan. Jika pun ingin ikut mengungsi ke barak-barak pengungsian yang telah disediakan juga telah disiapkan.

"Saya memilih ngungsi mandiri, soalnya juga ada cucu. Ada orang tua di bawah. Sementara ini saya masih sering di sini, mungkin dua hari sekali baru turun," imbuhnya.

Baca Juga:Berkali-kali Gempa Guguran, Gunung Merapi Keluarkan Gemuruh Keras

Bu Ning sendiri menyatakan siap jika memang sewaktu-waktu diumumkan dan diminta untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman. Sebab tidak dipungkiri bahwa dalam situasi yang tidak menentu semacam ini hanya membuatnya semakin was-was.

"Inginnya cepat segera selesai, kalau digantung gini rasanya malah khawatir dan tidak enak," ungkapnya.

Sementara itu salah seorang pengunjung yang kebetulan mampir untuk makan siang, Meli, mengaku iseng saja mampir ke warung Bu Ning. Sebab sepanjang perjalanan ia mengaku tidak menemukan banyak tempat makan yang buka.

"Kebanyakan tutup, saya cuma mau main saja niatnya keliling-keliling," kata warga Pakem tersebut.

Ia yang hanya memesan nasi goreng itu, mengaku juga khawatir dengan kondisi Merapi yang aktivitasnya terus meningkat. Namun di satu sisi, ia berharap agar kekhawatirannya dan banyak masyarakat lain tidak terjadi terlalu buruk dan dapat segerai selesai.

Baca Juga:Status Gunung Merapi Siaga, Kawanan Monyet Turun ke Pekarangan Rumah

"Semoga cepat selesai deh lagian juga kasihan banyak yang jadi ngga buka warungnya kalau gini terus," harapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak