"Ada beberapa lokasi yang sudah kami petakan. Nah, hal itu tidak bisa kami sebutkan, mengingat untuk kegiatan operasi. Namun sejauh ini, Jalan Parangtritis yang rawan terhadap tindak penganiayaan jalanan [klitih]," ujar dia.
Sigit mengatakan bahwa peristiwa penganiayaan kerap terjadi pukul 02.00-03.00 WIB. Hal itu pun perlu menjadi perhatian orang tua saat si anak belum pulang ke rumah atau berpamitan keluar rumah pada jam tersebut.
"Artinya ada kemungkinan, anak mereka menjadi korban atau malah sebagai pelaku. Kami tidak tahu. Maka, peran orang tua untuk saling mengawasi ini yang juga penting," terang dia.
Pihaknya tak menampik bahwa Sewon merupakan wilayah yang padat penduduk. Ia menjelaskan, tak hanya soal kekerasan di jalanan yang mereka tangani. Tindak pencurian juga banyak terjadi di wilayah tersebut.
Baca Juga:Luka-Luka Jatuh Sendiri, 2 Pemuda Diduga Pelaku Klitih Minta Ampun ke Warga
"Memang lebih banyak tindak pencurian di sini. Pada November ini ada sembilan kasus yang kami tangani, mulai dari pencurian dan juga penganiayaan jalanan," ungkap dia.