Nihil di Awal Pandemi, Kasus Kejahatan Jalanan di Sleman Meningkat Lagi

Sejauh ini kasus kejahatan jalanan di Sleman didominasi pelaku di bawah umur.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 17 Desember 2020 | 14:25 WIB
Nihil di Awal Pandemi, Kasus Kejahatan Jalanan di Sleman Meningkat Lagi
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Dalam setiap kasus itu selalu kita temukan ada senjata tajam, dan juga sejauh ini dominan di bawah umur, tapi ada juga sudah dewasa. Sebagian besar memang di bawah umur," jelasnya.

Deni menilai, terkait pelaku dewasa yang sejauh ini ditemukan dan diproses, kebanyakan masih terdapat ikatan dengan sekolah yang bersangkutan. Pelaku dewasa itu adalah alumni yang masih berkomunikasi dengan adik-adik kelasnya.

"Jadi alumni itu masih tetap eksis dan ikut berperan dalam kegiatan adik-adik kelasnya, mungkin diajak tawuran-tawuran atau apa pun itu yang meresahkan warga padahal sudah tidak bersekolah di sana," imbuhnya.

Demi terus menjaga keamanan di tengah masyarakat, pihak kepolisian juga akan terus menggiatkan kegiatan patroli wilayah. Patroli Sabhara juga akan disebar ke beberapa titik yang ada di Sleman dan tentu saja dengan bantuan dari jajaran Polsek masing-masing wilayah

Baca Juga:Resahkan Warga, Dua Pemuda Bawa Sajam Diamankan Polres Sleman

"Hasilnya giat preventif itu memang cukup efektif, bisanya temuan-temuan dugaan kriminal itu terlihat saat ada segerombolan orang yang berkerumun. Lalu ketika didatangi dan diperiksa ternyata memang ada senjata tajam yang dibawa," ungkapnya.

Selain itu, Deni juga menambahkan bakal memperketat pengawasan di wilayah Kabupaten Sleman jelang momen libur natal dan tahun baru (nataru). Hal tersebut dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya bagi umat kristiani yang ingin melaksanakan ibadah atau perayaan keagamaan.

Sementara itu, Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto menegaskan, pihaknya terus menciptakan situasi Sleman yang kondusif. Diharapkan masyarakat juga bisa turut andil dalam menjaga lingkungannya agar tetap aman dan tidak ada konflik-konflik lain yang muncul akibat saling terprovokasi.

"Mari kita jaga kota ini, khususnya di Sleman. Caranya dengan menciptakan keamanan, kedamaian dan situasi yang kondusif di tengah masyarakat,” tegas Anton.

Baca Juga:Puluhan Orang Lakukan Perusakan di Guyangan, Berikut Situasi Terkini

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak