Masih Pandemi, Gereja Santo Petrus Warak Rayakan Natal Secara Sederhana

waktu misa yang dilaksanakan di gereja akan dibatasi.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 21 Desember 2020 | 11:18 WIB
Masih Pandemi, Gereja Santo Petrus Warak Rayakan Natal Secara Sederhana
Mengenal Tradisi Perayaan Natal di Seluruh Dunia. (Shutterstock)

Disampaikan Supat, bahwa koordinasi juga telah dilakukan dengan gugus tugas Covid-19 gereja di wilayah paroki warak untuk selalu mengawasi jalannya protokol kesehatan.

Mulai dari imbauan untuk terus memakai masker bagi jemaat yang datang, pengecekan suhu tubuh, mewajibkan untuk selalu mencuci tangan hingga mengatur akses keluar masuk agar tidak terjadi kerumunan. Selain itu panitia juga akan meminta jemaat untuk menunjukkan kartu jamaat yang sudah terdaftar.

”Sebelum dan setelah misa selesai nanti akan kita semprot desinfektan. Pokoknya prokes kita perketat dan selalubkita jalankan. Jangan sampai ada persebaran Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu, Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kemenag Kabupaten Sleman Ismulyadi mengatakan bahwa terhitung ada 18 Gereja Katolik Induk atau Paroki se-Kabupaten Sleman yang akan merayakan natal mendatang. Terkait dengan pelaksanaan yang masih di tengah pandemi Covid-19, secara hirarkis ada dalam karya Gerejawi Kevikepan DIY wilayah Barat dan Timur termasuk Keuskupan Agung Semarang.

Baca Juga:Asli Sleman, Anak Kelima Hanung Bramantyo Disebut Kembar dengan Sang Ayah

Selanjutnya hal itu akan mengacu pada Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Dampak Covid-19 Kas Nomor 1301/A/X/2020-51 yang disesuaikan dengan SE Menteri Agama Nomor 23 Tahun 2020.

“Panduan teknis pencegahan dan pengendalian Covid-19 perayaan itu juga ada di Gereja Katolik setempat,” jelas Ismul. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak