"Tidak ada penyekatan atau penutupan. Sebagai antisipasi bila mana satu jalan di tutup akan masyarakat akan berkerumun di sana. Pengalaman tahun lalu titik nol tidak bisa bergerak," kata Imam.
Imam menyebut tetap akan melakukan penyesuaian terkait dengan potensi kemacetan yang akan sangat mungkin terjadi. Untuk hal itu pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk pengamanan arus lalu lintas di wilayah Kota Yogyakarta pada libur nataru kali ini. Pemetaan terkait dengan potensi jalur padat yang berpotensi menimbulkan kemacetan juga terus dilakukan.
"Jadi icon-icon di Jogja, seperti Tugu Pal Putih, sepanjang Malioboro, dan titik nol akan diperhatikan lebih. Kita tidak akan lakukan penutupan di kawasan Malioboro, kalau sekarang masih ada pedestrian. Saat tahun baru akan dibuka seperti biasa sehingga arus itu tetap berjalan," ungkapnya.
Baca Juga:Rekayasa Lalu Lintas di Malioboro Tuai Pro Kontra, Ini Kata Dishub Jogja