Kalah di Pilkada Bantul, PKS Klaim Bakal Jadi Partai Oposisi Konstruktif

Nantinya mereka akan menawarkan rumusan kebijakan kepada pemerintahan yang baru untuk mengembangkan Bantul lebih baik.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 28 Desember 2020 | 18:21 WIB
Kalah di Pilkada Bantul, PKS Klaim Bakal Jadi Partai Oposisi Konstruktif
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sosial (PKS) Bantul Agung Laksmono (tengah) memberi paparan saat Musyawarah Daerah di Ros In Hotel, Bantul, Senin (28/12/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Sebagai partai oposisi, Partai Keadilan Sosial (PKS) Bantul tidak serta merta akan berbeda pendapat dengan program Bupati-Wakil Bupati terpilih 2021-2024.

Pihaknya mendorong agar program pemerintah di Bumi Projotamansari lebih baik ke depan.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sosial (PKS) Bantul Agung Laksmono usai dilantik di Ross In Hotel Bantul, Senin (28/12/2020).

"Kami berada pada oposisi konstruktif ya, artinya bukan oposisi yang asal beda asal menyerang tidak begitu. Jadi apabila pemerintah ini baik, akan kami dukung untuk mewujudkan pemerintahan yang baik," terang Agung kepada wartawan, Senin.

Baca Juga:Dilantik, Ketua DPD PKS Bantul Agung Laksmono Dorong Ekonomi Area Selatan

Agung mengatakan, dukungan tersebut akan dijalankan melalui fraksi PKS Bantul.

Nantinya mereka akan menawarkan rumusan kebijakan kepada pemerintahan yang baru untuk mengembangkan Bantul lebih baik.

"Itu bentuk kerjasama kami (partai oposisi) kepada pemerintah yang baru. Ketika pemerintahan ini ada permasalahan, tentu akan kami kritisi," jelas dia.

PKS Bantul, lanjut Agung akan mendorong pemerintah untuk fokus terhadap tiga aspek di situasi pandemi covid-19.

Pertama adalah bantuan sosial, kedua adalah pemulihan kesehatan.

Baca Juga:Mahfud MD: Jam 8 Pagi Ancam Pemerintah di Medsos, Jam 10 Sudah Ditangkap

"Ketiga adalah pemulihan ekonomi. Kita tidak tahu pandemi ini sampai kapan berakhirnya. Namun fokus yang kami harapkan dari kebijakan pemerintah adalah ketiga aspek ini," kata dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak