Hanya saja Bayu melihat, pembatasan ketat tidaklah cukup untuk bisa menekan tingginya angka penularan. Kemampuan tracing juga perlu ditingkatkan. Selain tracing, pemerintah pun juga harus bisa memberikan edukasi dan contoh berkenaan dengan kedisiplinan untuk menjalankan 3M.
"Mengaca dari standar yang diterapkan oleh WHO, untuk minimum pengetesan yaitu 1 tes setiap 1.000 orang per minggu dan positivity rate di bawah 5 persen," tuturnya.
Bayu juga meminta pemerintah untuk tak hanya mengimbau masyarakat menerapkan 3M dan tidak liburan ke luar daerah, tetapi pejabatnya yang taat masker atau bahkan liburan juga harus diingatkan.
Agar pembatasan ketat ini bisa berjalan dengan baik, maka pemerintah juga harus bekerja sama dengan pemilik rumah makan, toko, mal, dan lain-lain. Jika perlu, kata dia, pembatasan di restoran dan lain-lain diberlakukan, jika lebih dari 50% tidak terima tamu atau harus dengan reservasi dahulu.
Baca Juga:PTKM Diberlakukan, Layanan SIM di Polres Bantul Dibatasi
Kontributor : Uli Febriarni