Ada Demo Bersenjata Jelang Pelantikan Joe Biden, Netizen: Real Call of Duty

Ancaman aksi demo bersenjata hantui pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris.

Galih Priatmojo
Senin, 18 Januari 2021 | 15:43 WIB
Ada Demo Bersenjata Jelang Pelantikan Joe Biden, Netizen: Real Call of Duty
Demonstran bersenjata terlihat beredar di sekitar gedung Capitol jelang pelantikan Joe Biden dan Kemala Harris. [VOA/Reuters]

SuaraJogja.id - Presiden terpilih Joe Biden dan wakil presiden terpilih Kamala Harris bakal secara resmi dilantik sebagai pemimpin Amerika Serikat, Rabu (20/1/2021) di The Capitol Washington DC. Menjelang pelantikan, suasana di sebagian Negeri Paman Sam berstatus siaga lantaran adanya ancaman aksi demonstan bersenjata. 

Seperti dikutip dari VOA Indonesia, sejumlah demonstran sayap kanan yang sebagian membawa senjata tampak berkumpul di luar gedung-gedung capitol jelang pelantikan Joe Biden yang tinggal menghitung hari.

Sementara di pemandangan lain, tampak polisi dan tentara Garda Nasional berjaga-jaga untuk mencegah terjadinya kerusuhan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Gedung Capitol, Washington DC.

Penampakan sekelompok orang yang menenteng senjata itu pun sempat ramai dibicarakan di sosial media. Beberapa menyebut bahwa pemandangan yang tak lazim itu serupa dengan gambaran di salah satu game petualangan paling laris di planet bumi, Grand Theft Auto atau GTA.

Baca Juga:Humvee-nya Dicuri, FBI Siapkan Hadiah Ratusan Juta Bagi yang Bisa Menemukan

Sementara yang lain menyebut suasana Amerika yang dipenuhi dengan orang membawa senjata di jalanan mirip dengan pemandangan di game Call of Duty.

"Rasa GTA," kata Rudy****

"Real Call of Duty," kata Pavel***

"COD Real life," kicau Yorry****

Sementara itu, FBI sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan bahwa protes bersenjata sedang direncanakan untuk dilakukan di Washington, D.C, menjelang pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden pada 20 Januari 2021.

Baca Juga:Joe Biden Akan Batalkan Larangan Muslim Trump pada Hari Pelantikan

Menurut sumber yang dirahasiakan, FBI juga memperingatkan bahwa protes seperti itu juga bisa muncul di semua 50 ibu kota negara bagian AS.

Terancam dengan lebih banyak kekerasan dari pendukung Presiden Donald Trump setelah penyerbuan Capitol pada Rabu pekan lalu, FBI mengeluarkan peringatan untuk akhir pekan depan dan berlaku setidaknya sampai Hari Pelantikan, kata sumber itu.

Dalam langkah lain untuk melindungi ibu kota AS, Garda Nasional diberi wewenang untuk mengirim hingga 15.000 tentara ke Washington, dan turis dilarang mengunjungi Monumen Washington hingga 24 Januari.

Kepala Biro Garda Nasional Jenderal Daniel Hokanson mengatakan kepada wartawan bahwa dia mengharapkan sekitar 10.000 tentara di Washington pada Sabtu untuk membantu memberikan keamanan, logistik dan komunikasi.

Dia mengatakan jumlah itu bisa meningkat menjadi 15.000 jika diminta oleh otoritas lokal.

Sedikitnya satu anggota parlemen meminta Pentagon untuk berbuat lebih banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak