SuaraJogja.id - Sebanyak 24 warga Padukuhan Karangsemut, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, terkonfirmasi Covid-19 berdasar hasil uji usap atau swab. Puluhan warga tersebut diduga tertular oleh satu orang warga saat kerja bakti membangun rumah ibadah.
Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kalurahan Trimulyo, Jetis, Wikan Werdokisworo membenarkan adanya penularan yang cukup massif di padukuhan tersebut.
"Benar, per hari ini sudah ada 24 orang yang terkonfirmasi positif dan beberapa orang lainnya sedang menunggu hasil swab," ungkap Wikan dikonfirmasi SuaraJogja.id, Rabu (10/2/2021).
Ia menjelaskan hingga saat ini satgas Covid-19 Kalurahan masih melakukan tracing ke warga yang diduga terpapar virus tersebut.
Baca Juga:Diguyur Hujan Semalam, 4 titik di Bantul Mengalami Longsor
"Di tempat kami total ada 11 RT. Tapi hanya 7 RT yang sebelumnya ada dalam satu kegiatan yang sama," kata dia.
Wikan memaparkan penularan tersebut berawal dari kerja bakti warga di lingkungan tersebut, dimana warga sedang membangun rumah ibadah sekitar 3 pekan lalu. Selanjutnya satu orang diduga terpapar dan memeriksakan diri dan hasilnya positif.
"Sejak saat itu, tracing dilakukan hingga saat ini. Jadi jika dari kegiatan kerja bakti itu, sebanyak 17 orang (positif) sisanya (7 orang lain) dari luar kegiatan itu," terang dia.
Wikan meyakini, jika jumlah konfirmasi covid-19 di wilayah Karangsemut masih akan bertambah. Pasalnya dari warga yang bekerja bakti, dipastikan berkontak dengan orang-orang terdekat mereka.
"Tapi memang ada indikasi penularan yang cukup masif di tempat kami. Saat ini kami tengah melakukan pendataan dan uji swab ke warga yang berkontak erat," ujar dia.
Baca Juga:Paralon Patah Jadi Petunjuk, Kakek 103 Tahun di Bantul Tewas di Dasar Sumur
Disinggung akankah memberlakukan lockdown agar penularan tak meluas, Wikan belum bisa memastikan. Pihaknya masih berkoordinasi dengan perangkat lurah dan panewu setempat.
- 1
- 2