Dari ceritanya, Ustaz Yusuf Mansur juga menyebutkan bahwa tidak sedikit orang Tionghoa yang memberangkatkan karyawannya pergi haji maupun umrah. Bahkan, ia menilai, tanpa adanya izin Allah dan peran Hary Tanoesoedibjo, kegiatan dakwahnya di Indonesia dan mancanegara tidak akan berjalan seperti saat ini.
"Saya nyaman banget berada di tengah-tengah mereka. Auranya positif. Penuh optimisme. Penuh kekeluargaan," imbuh Yusuf Masur.
Semasa kecil, ia juga memiliki banyak teman yang merupakan keturunan China. Salah satunya bernama Riki, di mana dalam sejarah hidup Ustaz Yusuf Mansur, ibu dari rekannya tersebut memiliki pengaruh besar menjadikan dirinya seorang pengusaha dan pedagang. Banyak juga rekan-rekan Tionghoa-nya yang beragama Islam.
Ustaz Yusuf Mansur bahkan sempat diajarkan ceramah oleh temannya di Masjid PITI yang terletak di kawasan Pasar Baru.
Baca Juga:Peringati Imlek, Gus Mis: Indonesia Penuh Kemajemukan
Sejak diunggah pada Kamis (11/2/2021) malam, ceritanya bersama dengan orang-orang Tionghoa sudah disukai lebih dari 6.000 pengguna Instagram. Di kolom komentar, banyak yang ikut menceritakan pengalamannya hidup berdampingan bersama orang chinese.