1.000 ASN Sleman Divaksin, Dinkes Sleman Atur Strategi Cegah Kerumunan

Selain vaksinasi melalui fasilitas kesehatan di 14 puskesmas, Dinkes Sleman juga menggelar vaksinasi massal di Sleman City Hall (SCH), Senin (8/3/2021).

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Senin, 08 Maret 2021 | 13:18 WIB
1.000 ASN Sleman Divaksin, Dinkes Sleman Atur Strategi Cegah Kerumunan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berbicara dalam jumpa wartawan di SCH, Senin (8/3/2021). - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

Kustini juga menjelaskan, alasan lainnya vaksinasi digelar di pusat perbelanjaan untuk menghilangkan kesan menyeramkan dari aktivitas tersebut, sehingga masyarakat bisa sekaligus menghibur diri ketika mengikuti kegiatan vaksinasi.

"Karena biar tidak takut, bahwa vaksin itu bukan sesuatu yang menakutkan," ujar Kustini.

Selain dua hal tersebut, ia juga berharap vaksinasi di pusat perbelanjaan bisa sekaligus meningkatkan sektor ekonomi warga Sleman. Sebab, ia menyebutkan jika tidak sedikit warga bumi sembada yang bekerja atau membuka usahanya di tempat tersebut.

Ia berharap kedepannya masyarakat tidak takut menerima vaksin. Serta pelaksanaan vaksin bisa berjalan dengan lancar. Jika pelayanan kepada masyarakat sehat maka kedepannya akan lebih optimal lagi dalam menghadapi pandemi, salah satunya dalam sektor pemulihan ekonomi.

Baca Juga:Vaksin Covid-19 Dijual Bebas di Darknet, Begini Kata Pakar Kaspersky

Digelar di lantai tiga SCH, pihak Dinas Kesehatan memastikan, pelaksanaan vaksin dilakukan sesuai protokol kesehatan. Sebelum pelaksanaan, area sudah didesinfeksi. Petugas dan peserta juga wajib mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Pemberlakukan sistem sesi dalam pemberian vaksin juga menjadi salah satu metode untuk mencegah terjadinya kerumunan. Joko mengakui, pihaknya masih mencoba berbagai strategi agar pelaksanaan vaksin kepada masyarakat bisa berlangsung secara optimal.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak