Lulusan SMP Asal Gunungkidul Ubah Mitsubishi Galant Hiu Mirip Lamborghini

Meskipun hanya lulusan SMP, tetapi Suharyanto mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam mengubah Mitsubishi Galant Hiu menjadi Lamborghini Aventador.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Selasa, 09 Maret 2021 | 08:45 WIB
Lulusan SMP Asal Gunungkidul Ubah Mitsubishi Galant Hiu Mirip Lamborghini
Mobil Mitsubishi Galant Hiu diubah menjadi mirip mobil sport Lamborghini Aventandor oleh Suharyanto (42), warga Gunungkidul. - (Kontributor SuaraJogja.id/Julianto)

Untuk detail bentuk mobil Lamborgini Aventador tersebut, ia mengaku banyak mempelajari dari tayangan YouTube, lebih banyak dari foto. Agar lebih bagus lagi, ia sengaja membeli miniatur mobil Lamborghini Aventador sesuai pesanan konsumennya.

"Ada beberapa bagian bodi yang harus pesan secara khusus. Kalau lampu dan kaca kita pesan. Cuma bodi dan spion kita buat sendiri memakai galvanis, fiber, dan akrilik," ungkapnya.

Khusus untuk proyek Lamborghini Aventador ini, dirinya sengaja menanam air suspensi untuk menyesuaikan kontur jalan di Yogyakarta dan di Indonesia pada umumnya. Suharyanto mengaku telah mengeluarkan biaya Rp350 juta lebih untuk menyelesaikan tugasnya.

Proyek ini merupakan mobil kedua yang ia kerjakan di bengkelnya. Sementara, mobil pertama yang ia kerjakan sebenarnya juga sama, tetapi tidak seheboh yang kuning ini. Secara keseluruhan, ia telah membentuk 6 Mitsubishi Galant Hiu menjadi Lamborgini Aventador, di mana 4 lainnya dikerjakan ketika dirinya bekerja pada bengkel custom lain.

Baca Juga:Hilang Sejak Subuh, Mbah Sutaruno Ditemukan Tewas di Bekas Galian Tambang

Suharyanto mengaku tidak memiliki ilmu teknik mesin dari pendidikan formalnya untuk memodifikasi mobil. Ia hanya memiliki pengalaman ikut bengkel custom di mana ia pernah bekerja sebelum mendirikan bengkel custom sendiri di dekat tempat tinggalnya.

Suharyanto mengakui adanya kesulitan melakukan uji coba kecepatan mobil yang ia modifikasi tersebut. Pasalnya, ia belum menemukan lokasi ideal di Gunungkidul untuk mencapai kecepatan maksimum. Ada tempat alternatif, hanya saja ketika uji coba tidak diperkenankan mengambil dokumentasi.

"Kemarin di jalan baru top speed kita baru sekitar 120 km/jam. Kalau panjang jalan memadai, nanti bisa mencapai top speed," ungkapnya.

Kontributor : Julianto

Baca Juga:Pencuri yang Kabur dari Tahanan Polsek Gedangsari Dikenal Warga Jago Silat

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak