Vaksin Sinovac Kedaluwarsa Mei, Dinkes Bantul Percepat Vaksinasi pada Maret

Abednego mengatakan bahwa vaksin yang diterima oleh Bantul berlaku hingga Mei.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 15 Maret 2021 | 16:15 WIB
Vaksin Sinovac Kedaluwarsa Mei, Dinkes Bantul Percepat Vaksinasi pada Maret
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Bantul Abednego Dani Nugroho menunjukkan vaksin sinovac yang siap disuntikkan kepada tenaga kesehatan. - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul mempercepat vaksinasi tahap dua di bulan Maret karena masa kedaluwarsa vaksin yang diterima Pemkab Bantul akan berakhir pada Mei 2021.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho menerangkan, hingga kini masih ada sekitar 12.000 dosis yang disimpan Dinkes Bantul.

"Masih ada sekitar 12.000 dosis yang disimpan, dan akan kami segera habiskan untuk 6.642 orang, mengingat masa kedaluwarsanya Mei mendatang," kata Abednego, dihubungi wartawan, Senin (15/3/2021).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya baru mendapat surat dari Biofarma, yang merevisi atau memperpendek masa kedaluwarsa vaksin. Abednego mengatakan bahwa vaksin yang diterima oleh Bantul berlaku hingga Mei.

Baca Juga:Datang Tak Sesuai Jadwal, Vaksinasi ASN DIY Timbulkan Kerumunan

"Jadi kami habiskan di Maret dan April ini," ujar Abednego.

Ia melanjutkan, sebanyak 12.000 dosis akan disasar kelima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum mendapatkan jatah vaksin serta pamong desa dan juga guru-guru.

"Kami targetkan ke lima OPD yang belum terdaftar, termasuk guru-guru. Untuk guru kami sasar dari SD dahulu, tetapi sampai sejauh ini belum semua guru SD mendaftar," terang dia.

Ia melanjutkan bahwa vaksinasi untuk guru akan dimulai pekan ini. Kendati demikian, Abednego belum bisa memastikan berapa jumlah guru yang akan divaksin.

Lebih lanjut, Abednego masih menunggu vaksin tambahan dari pusat yang dikirim ke provinsi. Hingga kini belum ada tambahan vaksin Sinovac yang diperuntukkan bagi pelayan publik atau di tahap dua ini.

Baca Juga:11.542 Perusahaan Sudah Daftar Jadi Pelaksana Vaksinasi Covid-19 Mandiri

"Sampai sekarang vaksin yang baru belum ada. Namun, vaksin yang tersisa [12.000 dosis] akan kami habiskan dahulu. Jika sudah dapat yang baru, kami lanjutkan ke sisa pelayan publik, baik TNI-Polri," kata Abednego.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini