Rayakan Paskah, Umat Kristiani di DIY Diminta Tak Takut Terorisme

umat kristiani DIY merayakan paskah di tengah isu teroris yang tengah ramai dibicarakan.

Galih Priatmojo
Minggu, 04 April 2021 | 18:15 WIB
Rayakan Paskah, Umat Kristiani di DIY Diminta Tak Takut Terorisme
Umat kristiani tengah merayakan Paskah di Gereja GPdI Hagios Famiy Sosrowijayan, Minggu (4/4/2021). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Umat Kristiani di DIY merayakan Paskah sebagai rangkaian terakhir tri hari suci, Minggu (04/04/2021). Di GPdI Hagios Famiy Sosrowijayan misalnya, ibadah yang dibagi dalam tiga sesi ini dijaga ketat TNI/Polri dan satpol PP. Selain itu satgas COVID-19 juga disiagakan untuk memastikan setiap jemaat yang beribadah mentaati protokol kesehatan (prokes).

Gereja yang biasanya diisi lebih dari 700 jemaat sebelum COVID-19 ini hanya diisi sekitar 200 jemaat saat perayaan Paskah. Selama kebaktian, petugas keamanan menyisir sudut-sudut gereja.

Pendeta Yeslia Budi Karyanta dalam kotbahnya mengungkapkan, peristiwa teror dan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dalam rangkaian Minggu Palma perayaan Paskah tak boleh membuat jemaat takut. Alih-alih-alih khawatir, umat Kristiani harus menang melawan teror tersebut.

Apalagi pemerintah dan pihak yang berwajib sudah bekerja keras mengatasi kasus tersebut. Sehingga umat Kristiani bisa beribadah Paskah dengan aman dan nyaman. Keberagaman Indonesia pun diharpakan semakin menyatukan umat untuk saling bertoleransi umat beragama.

Baca Juga:Hujan dan Angin Kencang Landa DIY, Pengunjung Amplaz Dibuat Panik

"Keamanan juga sudah diperketat untuk mengantisipasi semua. Karenanya kita jangan kalah dari situasi ini karena tuhan melindungi melalui orang-orang yang ada di sekitar kita," ungkapnya.

Esensi paskah dengan bangkitnya Yesus Kristus dari kematian juga harus membuat umat Kristiani mampu bertahan ditengah pandemi COVID-19 yang belum juga usai. Dengan menerapkan prokes yang ketat, mereka bisa beribadah dengan khusyuk.

"Peringatan kematian tuhan yang menyelamatkan kita di paskah ini memberikan harapan ada hari esok yang lebih baik, karenanya kita bisa melawan terorisme dan covid-19," ungkapnya.

Sementara ketua panitia Paskah 2021, Robby Nugroho menjelaskan, sejak peringatan Jumat Agung, sejumlah petugas berjaga di tiap sesi kebaktian. Patroli dilakukan 3-5 anggota polisi, 2-3 anggota TNI, 2-3 satpol PP.

"Kami juga dibantu petugas dari kalurahan untuk menjaga keamanan gereja," jelasnya.

Baca Juga:Tim Gegana Jibom Polda DIY Sterilisasi Gereja Jelang Paskah

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak