Ancang-Ancang, Jogja Rencanakan Uji Coba KBM Tatap Muka SD-SMP pada Mei

Berdasarkan data, tercatat ada sebanyak 65 SD/MI dan 165 SMP/MTs baik negeri dan swasta di Kota Yogyakarta.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 20 April 2021 | 10:15 WIB
Ancang-Ancang, Jogja Rencanakan Uji Coba KBM Tatap Muka SD-SMP pada Mei
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta merencanakan uji coba pembelajaran tatap muka untuk jenjang pendidikan SD dan SMP pada Mei mendatang. Hal itu dilakukan sembari melihat evaluasi pelaksanaan uji coba yang telah terlebih dulu dilakukan di SMA dan SMK.

"Kita memulai uji coba untuk SD dan SMP pada minggu pertama Mei mendatang. Sembari melihat peaksanaan uji coba di SMA," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (20/4/2021).

Heroe menyebutkan bahwa sebenarnya pihaknya sudah menyiapkan semua kebutuhan untuk pembelajaran tatap muka sejak Desember tahun lalu. Dari persiapan tersebut hampir dapat dipastikan semua sekolah dari jenjang SD dan SMP sudah siap.

Berdasarkan data, tercatat ada sebanyak 65 SD/MI dan 165 SMP/MTs baik negeri dan swasta di Kota Yogyakarta.

Baca Juga:Antusias Sambut KBM Tatap Muka, Siswa SMKN 1 Depok: Bosan Belajar Daring

"Kita verifikasi di bulan Januari dan Maret lalu, dan semuanya sudah siap," terangnya.

Bahkan, kata Heroe, sebenarnya uji coba tatap muka sudah sempat dilakukan. Tepatnya ketika penyelenggaraan ASPD atau ujian evaluasi yang diselenggarakan untuk SMP pada minggu lalu.

Sedangkan untuk SD rencananya akan dilakukan pada minggu ini. Secara keseluruhan proses tersebut diklaim berlangsung dengan baik.

"Umumnya berlangsung dengan baik, dan lancar. Proses antar jemput yang semula diantisipasi ada kerumunan bisa diatasi," ujarnya.

Lebih lanjut Heroe menjelaskan ada beberapa persyaratan yang nantinya harus dipenuhi sebelum melaksanakan sekolah tatap muka. Salah satunya yang utama yakni persetujuan dari orang tua masing-masing siswa.

Baca Juga:Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Selesai, Ini Evaluasi Ganjar

Pasalnya memang siswa tidak diwajibkan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Dalam artian bagi siswa atau orangtua yang keberatan untuk kembali melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak akan menjadi masalah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak